Menu ✖

Mode Gelap
Ketum SWI Iskandar Buka UKW Perdana di Kalimantan Selatan, Dorong Wartawan Profesional dan Sejahtera Konser Musikalisasi Puisi “Mengolah Daya Hidup” – Memperingati 91 Tahun W.S. Rendra Digelar di Kota Solo UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI Desak Pemerintah Lindungi Buruh dari Ancaman Asbes HSI Dukung Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Sengaja Harus Dipandang sebagai Teroris Lingkungan Peringati Bulan Bahasa 2026, Kosmopolitan.net Adakan Workshop Menulis Cerita Anak di Kota Wisata Batu

News · 28 Apr 2025 09:23 WIT ·

45 Ton Sampah Per Hari, Infrastruktur dan Kesadaran Masyarakat Jadi Sorotan Pemerintah Merauke


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Merauke – Kabarlagi.id.Kota Merauke tengah bergulat dengan masalah sampah yang cukup serius.berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke menunjukkan, setiap harinya kota ini menghasilkan sekitar 45 ton sampah. Masalah ini diperparah dengan beragamnya jenis sampah, mulai dari plastik hingga sisa makanan.

Wakil Bupati Merauke, Dr. Fauzun Nihayah, S.HI., menyoroti pentingnya infrastruktur dan kesadaran masyarakat dalam mengatasi persoalan ini.

“Ke depan, yang kita siapkan adalah soal infrastruktur pembuangan sampah, dan masyarakat juga harus punya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya ” ujarnya saat ditemui jurnal Papua Selatan di stadion Katalpal Merauke, Senin (28/04/2025).

Fauzun menjelaskan, pemerintah daerah memiliki tempat pembuangan sampah di Bokem dan KPG. Namun, dengan meningkatnya konsumsi masyarakat, volume sampah juga terus bertambah. Sehinga hal ini akan menjadi atensi khusus Pemrintah daerah dalam penanganan sampah.

“Pemerintah daerah dalam anggaran tahun ini berencana membeli tanah untuk tempat pembuangan sampah,” tutur Wakil Bupati

Selain itu, Pemda juga berencana menambah armada pengangkut sampah. “Tahun ini kami juga sudah alokasikan untuk pembelian dua unit truk sampah yang nanti dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup,” imbuhnya.

Wakil Bupati menekankan, bahwa infrastruktur saja tidak cukup. Kesadaran masyarakat memegang peranan penting dalam pengelolaan sampah.

“Saya terus mengingatkan masyarakat, kalau masyarakat sendiri tidak memiliki kesadaran, buang asal sesuka-suka di pinggir jalan, ya sampai kapan pun tidak akan selesai persoalan sampah,” tegasnya. (rizki)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Ketum SWI Iskandar Buka UKW Perdana di Kalimantan Selatan, Dorong Wartawan Profesional dan Sejahtera

27 Oktober 2026 - 18:34 WIT

Konser Musikalisasi Puisi “Mengolah Daya Hidup” – Memperingati 91 Tahun W.S. Rendra Digelar di Kota Solo

27 Oktober 2026 - 18:27 WIT

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI Desak Pemerintah Lindungi Buruh dari Ancaman Asbes

27 Oktober 2026 - 18:19 WIT

HSI Dukung Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Sengaja Harus Dipandang sebagai Teroris Lingkungan

25 Oktober 2026 - 16:57 WIT

Peringati Bulan Bahasa 2026, Kosmopolitan.net Adakan Workshop Menulis Cerita Anak di Kota Wisata Batu

25 Oktober 2026 - 16:23 WIT

Minggu Kasih, Kapolres Merauke Ajak Jemaat Jadi Lilin Penerang

25 Oktober 2026 - 13:26 WIT

Kapolres Merauke sampaikan pesan Kamtibmas di GKI Euangelion
Trending di News