Menu ✖

Mode Gelap
GP Ansor Merauke Gelar DTD dan Susbalan, Cetak Banser Militan Patren Merauke Jadikan Kemah Santri Wadah Pemersatu Generasi Pesantren Kader Muhammadiyah Merauke Ikuti Digital Marketing Tebar Kurban JUMAT DALAM TITIAN WAKTU Polres Merauke Raih Juara I LKTI HUT Lalu Lintas ke-71

News · 16 Okt 2026 23:23 WIT ·

GP Ansor Merauke Gelar DTD dan Susbalan, Cetak Banser Militan


					GP Ansor Merauke Gelar DTD dan Susbalan, Cetak Banser Militan Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Merauke menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) Angkatan VI dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) Angkatan I Satkorwil Papua di Distrik Tanah Miring, Merauke, Jumat, (16/10/2026). Forum penggemblengan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ini berlangsung selama tiga hari hingga penutupan pada Minggu sore.

Agenda resmi dibuka lewat penyematan simbolis tanda peserta yang berlanjut doa bersama. Barisan peserta hadir bersama jajaran pimpinan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), termasuk Ketua GP Anshor Kabupaten Merauke M. Alfian Wijaya, ST.

Pimpinan Pusat GP Ansor, Rustam H, menegaskan pelatihan ini merupakan wadah pembentukan karakter, bukan sekadar kalender rutin organisasi.

“Kegiatan DTD dan Susbalan bukan sekadar agenda rutinan organisasi ini. Inilah momentum penting dalam membentuk kader Ansor Banser yang tangguh dan berkarakter disiplin serta berkomitmen kepada agama, bangsa, dan negara,” ungkap Rustam.

Ia mendorong lahirnya kader yang memegang teguh loyalitas sekaligus semangat kebersamaan untuk mengoordinasikan satuan Banser di tingkat wilayah. Di tanah Papua yang majemuk, korps pemuda berseragam loreng ini dituntut proaktif merawat persatuan warga.

“Di sinilah Ansor Banser memiliki tanggung jawab untuk hadir menjaga kerukunan dan penguat toleransi dan pergerakan perdamaian. Ansor Banser harus menjadi jembatan persaudaraan, bukan perbedaan-perbedaan dan menjadi penyejuk di tengah keberagaman, bukan pemicu perpecahan,” sambungnya.

Meski begitu, ketangguhan fisik di baris terdepan bukan tolok ukur satu-satunya.

“Menjadi Banser bukan hanya tentang keberanian berdiri di barisan terdepan. Akan tetapi tentang keikhlasan melayani, ketangguhan menjaga persatuan, dan keberanian membela kebenaran,” beber Rustam.

Dukungan serupa mengalir dari Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Sukito, S.Sos. Perwakilan pemda tersebut menaruh harapan agar forum ini mematangkan akhlak, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta loyalitas pada keutuhan negara. Sukito menyebut Ansor dan Banser merupakan anak kandung sah organisasi NU.

Pemerintah daerah tidak lagi merasa perlu mengajarkan wawasan kebangsaan kepada kalangan nahdliyin. Sebabnya, rekam jejak kiai dan santri yang bertaruh nyawa merebut kemerdekaan pada 10 November 1945 telah membuktikan komitmen tersebut.

Bagi mereka, keutuhan NKRI harga mati.

Sukito mengutip Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 13 tentang hikmah penciptaan manusia yang bersuku-suku untuk saling mengenal, lalu menutup amanatnya dengan doktrin Hubbul Wathon Minal Iman bahwa mencintai tanah air adalah sebagian dari iman.

Pengurus MWCNU Tanah Miring Sukaji memandang pelatihan ini setara kawah candradimuka.

“Di tengah keberagaman suku dan budaya di tanah Papua, Ansor dan Banser harus hadir menjadi jembatan persaudaraan yang merawat kerukunan dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi,” terang Sukaji.

Kaderisasi harus menempa integritas batin.

“Menjadi Banser bukan sekadar berdiri di barisan paling depan, melainkan tentang keteguhan hati, keikhlasan untuk melayani, keberanian membela kebenaran, dan tekad menjaga keutuhan bangsa,” jelasnya.

Arah pengabdian tersebut dipertegas Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Papua Selatan, KH Mohamad Arifin, yang berpesan agar para anggota menata niat sejak awal masa pengkaderan.

“Harga diri kita itu yang bisa dihargai tergantung dari pakaian kita. Kalau tujuanmu untuk duniawi maka kau dapat duniawi saja. Tapi kalau tujuanmu kok untuk ukhrawi, insyaallah duniamu akan ikut,” pungkas KH Mohamad Arifin. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Patren Merauke Jadikan Kemah Santri Wadah Pemersatu Generasi Pesantren

16 Oktober 2026 - 19:34 WIT

Kader Muhammadiyah Merauke Ikuti Digital Marketing Tebar Kurban

16 Oktober 2026 - 18:32 WIT

Penyerahan sertifikat kepada narasumber Rizki Adi Saputra pada pelatihan digital marketing Tebar Kurban di Merauke

Polres Merauke Raih Juara I LKTI HUT Lalu Lintas ke-71

16 Oktober 2026 - 06:36 WIT

Ipda Andre Msb menyampaikan apresiasi LKTI Polres Merauke

Lanud Dimara Kenalkan SMA Pradita Dirgantara di SMPN 2 Merauke

15 Oktober 2026 - 21:05 WIT

TEP IPB Kaji Jerami Amoniasi, Siasati Pakan Sapi Salor Saat Kemarau

14 Oktober 2026 - 21:20 WIT

TNI dan Warga Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Pantai Yobar Merauke

14 Oktober 2026 - 20:07 WIT

Trending di News