Menu ✖

Mode Gelap
KPA Merauke Latih Pelajar Jadi Duta KomPas Cegah Penularan HIV di Sekolah Majelis Adat Sunda Berikan Anugerah Kepada Tokoh Betawi Budayantara Tegaskan Budaya Bukan Sekadar Pertunjukan, tetapi Gerakan Kemanusiaan Adhyaksa Dault Kenang Sambas Mangundikarta: Suaranya Membuat Penonton Seolah Berada di Lapangan Lanud J.A. Dimara Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Merauke

News · 27 Jan 2026 10:53 WIT ·

Mahasiswa IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah  Perdalam Nilai-nilai Agama dan Budaya diPonpes Assholihin Al-Abror


					Mahasiswa IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah  Perdalam Nilai-nilai Agama dan Budaya diPonpes Assholihin Al-Abror Perbesar

Jakarta — Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta melakukan kunjungan edukatif ke Pondok Pesantren Assholihin Al-Abror yang berlokasi di Jl. Rorotan, Jakarta Utara, pada Selasa (27/1/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari tugas kampus berupa pembuatan video profil dan dokumentasi program-program unggulan pondok pesantren.

Pondok Pesantren Assholihin Al-Abror dikenal tidak hanya sebagai lembaga pendidikan yang menanamkan nilai-nilai keagamaan dan dakwah, tetapi juga memiliki program sosial dan budaya yang unik. Salah satu program yang menjadi perhatian mahasiswa adalah peran pesantren sebagai pendamping rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang dijalankan dengan pendekatan kemanusiaan dan spiritual.

Selain itu, pesantren ini juga mengembangkan Pondok Budaya, sebuah ruang edukatif yang bertujuan menumbuhkan kecintaan santri terhadap kekayaan budaya Nusantara. Nilai-nilai budaya lokal, khususnya budaya Betawi, diperkenalkan sebagai bagian dari penguatan identitas bangsa di tengah arus budaya global.

Dalam sambutannya, pimpinan Pondok Pesantren Assholihin Al-Abror, KH. Ahmad Mukhlis Fadhil, mengapresiasi kehadiran para mahasiswa. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi sarana silaturahmi sekaligus media pengenalan lebih dekat tentang peran pesantren dan Pondok Budaya Rorotan kepada masyarakat luas.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa. Semoga kunjungan ini memberi pemahaman yang lebih utuh tentang pesantren, tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai ruang sosial dan budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Rina Rudya, perwakilan mahasiswa IAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak pesantren. Menurutnya, informasi yang diperoleh sangat menambah wawasan dan literasi mahasiswa.

“Kami merasakan sambutan yang luar biasa. Kegiatan ini membuka perspektif kami bahwa pesantren mampu mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan pelestarian budaya Nusantara,” ungkap Rina.

Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan karya video tugas kampus, tetapi juga memperkuat pemahaman mahasiswa tentang peran strategis pesantren dalam bidang pendidikan, sosial, dan budaya.(Djo)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

KPA Merauke Latih Pelajar Jadi Duta KomPas Cegah Penularan HIV di Sekolah

21 Oktober 2026 - 10:51 WIT

Majelis Adat Sunda Berikan Anugerah Kepada Tokoh Betawi

20 Oktober 2026 - 16:27 WIT

Budayantara Tegaskan Budaya Bukan Sekadar Pertunjukan, tetapi Gerakan Kemanusiaan

20 Oktober 2026 - 12:32 WIT

Adhyaksa Dault Kenang Sambas Mangundikarta: Suaranya Membuat Penonton Seolah Berada di Lapangan

20 Oktober 2026 - 12:27 WIT

Lanud J.A. Dimara Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Merauke

20 Oktober 2026 - 05:29 WIT

Kolase penanganan kebakaran lahan di Merauke oleh Lanud J.A. Dimara.

IM3 Platinum Plus Bundling iPhone 18 Pro dan Pro Max

20 Oktober 2026 - 04:10 WIT

Tangan memegang iPhone 18 Pro dengan promo IM3 Platinum
Trending di Bisnis