Menu ✖

Mode Gelap
Ketum SWI Iskandar Buka UKW Perdana di Kalimantan Selatan, Dorong Wartawan Profesional dan Sejahtera Konser Musikalisasi Puisi “Mengolah Daya Hidup” – Memperingati 91 Tahun W.S. Rendra Digelar di Kota Solo UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI Desak Pemerintah Lindungi Buruh dari Ancaman Asbes HSI Dukung Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Sengaja Harus Dipandang sebagai Teroris Lingkungan Peringati Bulan Bahasa 2026, Kosmopolitan.net Adakan Workshop Menulis Cerita Anak di Kota Wisata Batu

Goverment · 2 Mei 2026 11:58 WIT ·

Gubernur Apolo Tekankan Tiga Unsur Penting Pendidikan di Hardiknas


					Gubernur Apolo Tekankan Tiga Unsur Penting Pendidikan di Hardiknas Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menekankan pentingnya penerapan tiga unsur pendidikan utama dalam setiap mata pelajaran guna mencetak generasi bangsa yang berkualitas.

Penekanan tersebut disampaikan Apolo saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Kantor Bupati Merauke pada Sabtu (2/5/2026). 

Ia menyebut langkah ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.

Apolo menjelaskan bahwa tujuan utama pendidikan adalah menghadirkan insan manusia Indonesia yang utuh. Unsur pertama yang wajib dimiliki adalah budi pekerti atau karakter yang memuat nilai-nilai kemanusiaan universal.

“Anak-anak kita harus di didik menjadi pribadi yang berlaku jujur, adil, disiplin, menghargai orang lain, menghormati orang lain, dan nilai-nilai kemanusiaan universal lainnya yang disebut value education atau pendidikan nilai,” ujar Apolo.

Unsur kedua adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diajarkan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Sementara unsur ketiga adalah keterampilan hidup atau life skill untuk menunjang masa depan peserta didik.

Ia mengingatkan agar para pengajar tidak melupakan integrasi ketiga unsur tersebut dalam kurikulum. Menurutnya, tanpa keseimbangan antara karakter, ilmu, dan keterampilan, maka pendidikan tidak akan mencapai tujuan untuk menciptakan manusia yang utuh.

“Jangan sampai mata pelajaran, mata kuliah yang kita ajarkan tidak memiliki ketiga unsur itu, karena kalau tidak ada salah satu dari ketiga unsur itu maka kita tidak sedang menciptakan manusia Indonesia yang utuh,” tegasnya.

Gubernur berharap momentum Hardiknas tahun ini membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Papua Selatan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi masa depan yang sangat krusial bagi kehidupan generasi mendatang. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Ketum SWI Iskandar Buka UKW Perdana di Kalimantan Selatan, Dorong Wartawan Profesional dan Sejahtera

27 Oktober 2026 - 18:34 WIT

Konser Musikalisasi Puisi “Mengolah Daya Hidup” – Memperingati 91 Tahun W.S. Rendra Digelar di Kota Solo

27 Oktober 2026 - 18:27 WIT

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI Desak Pemerintah Lindungi Buruh dari Ancaman Asbes

27 Oktober 2026 - 18:19 WIT

HSI Dukung Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Sengaja Harus Dipandang sebagai Teroris Lingkungan

25 Oktober 2026 - 16:57 WIT

Peringati Bulan Bahasa 2026, Kosmopolitan.net Adakan Workshop Menulis Cerita Anak di Kota Wisata Batu

25 Oktober 2026 - 16:23 WIT

Minggu Kasih, Kapolres Merauke Ajak Jemaat Jadi Lilin Penerang

25 Oktober 2026 - 13:26 WIT

Kapolres Merauke sampaikan pesan Kamtibmas di GKI Euangelion
Trending di News