Menu ✖

Mode Gelap
KPA Merauke Latih Pelajar Jadi Duta KomPas Cegah Penularan HIV di Sekolah Majelis Adat Sunda Berikan Anugerah Kepada Tokoh Betawi Budayantara Tegaskan Budaya Bukan Sekadar Pertunjukan, tetapi Gerakan Kemanusiaan Adhyaksa Dault Kenang Sambas Mangundikarta: Suaranya Membuat Penonton Seolah Berada di Lapangan Lanud J.A. Dimara Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Merauke

Goverment · 16 Agu 2026 12:16 WIT ·

Kontingen O2SN Papua Selatan Resmi Bertolak Ke Jakarta


					Kontingen O2SN Papua Selatan Resmi Bertolak Ke Jakarta Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Kontingen atlet pelajar Provinsi Papua Selatan resmi bertolak menuju Jakarta untuk berlaga dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Minggu, (16/7/26). Para siswa siap unjuk kemampuan pada empat cabang olahraga guna mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan membidik raihan medali emas dari cabang atletik, renang, bulu tangkis, dan pencak silat. Persaingan ketat dengan seluruh provinsi di Indonesia telah diantisipasi sejak masa pembinaan minat dan bakat siswa.

“Sebagai Kepala Bidang yang langsung membawahi kegiatan minat, bakat, dan prestasi siswa di Provinsi Papua Selatan, saat ini kami sedang menuju Jakarta mengantar para peserta lomba O2SN bagian daripada mata lomba minat bakat siswa. O2SN dengan bidang lombanya yaitu atletik, renang, bulu tangkis, dan pencak silat. Kami berharap bahwa kami akan meraih paling tidak satu medali emas, syukur kalau dapat dua dan tiga, karena kita bertanding melawan provinsi-provinsi lain yang ada di Indonesia,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademi Komunitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan, Oliva Koneng.

Rombongan memutuskan terbang sehari lebih cepat dari jadwal perlombaan. Langkah ini diambil demi memberi ruang adaptasi dan pemulihan stamina bagi seluruh atlet pelajar sebelum turun ke gelanggang.

“Harapan untuk anak-anak yaitu mereka tetap sehat, punya semangat bertanding, semangat juang. Kita akan berada di sana selama tujuh hari, seharusnya tanggal 17 sampai dengan tanggal 23. Tetapi anak-anak harus dalam keadaan sehat pada saat mulai pertandingan, sehingga kami berangkat tanggal 16 supaya anak-anak bisa istirahat di sana,” tutur Oliva.

Dukungan moral dan ketenangan atlet menjadi perhatian utama tim pendamping selama masa kompetisi berlangsung di ibu kota.

“Untuk para orang tua, saya ingin ingatkan yang pertama tetap memberi semangat kepada anak-anak, tidak mengganggu pada saat anak melakukan pertandingan. Banyak doa, karena kemenangan itu milik Tuhan,” pungkas Oliva.

Seluruh atlet pelajar diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas demi membawa kebanggaan bagi Papua Selatan (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

KPA Merauke Latih Pelajar Jadi Duta KomPas Cegah Penularan HIV di Sekolah

21 Oktober 2026 - 10:51 WIT

Majelis Adat Sunda Berikan Anugerah Kepada Tokoh Betawi

20 Oktober 2026 - 16:27 WIT

Budayantara Tegaskan Budaya Bukan Sekadar Pertunjukan, tetapi Gerakan Kemanusiaan

20 Oktober 2026 - 12:32 WIT

Adhyaksa Dault Kenang Sambas Mangundikarta: Suaranya Membuat Penonton Seolah Berada di Lapangan

20 Oktober 2026 - 12:27 WIT

Lanud J.A. Dimara Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Merauke

20 Oktober 2026 - 05:29 WIT

Kolase penanganan kebakaran lahan di Merauke oleh Lanud J.A. Dimara.

IM3 Platinum Plus Bundling iPhone 18 Pro dan Pro Max

20 Oktober 2026 - 04:10 WIT

Tangan memegang iPhone 18 Pro dengan promo IM3 Platinum
Trending di Bisnis