Merauke  – Kabarlagi.id. Mengusung tema kemanunggalan bersama rakyat menyambut hari jadi ke-81, jajaran TNI merangkul tokoh adat, agama, dan masyarakat di Ruang Rajawali Mako Lanud J.A. Dimara, Merauke, Kamis, (24/9/2026). Agenda bertajuk “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut diarahkan untuk memupuk kepercayaan sekaligus menyambung komunikasi dua arah di wilayah paling timur Indonesia. Pertemuan ini berlangsung hangat.

Iklan

Irdam XXIV/Mandala Trikora Brigjen TNI Dwi Endro Sasongko yang hadir mewakili Pangdam menekankan bahwa komunikasi berkala, tenggang rasa, serta semangat gotong royong memegang peranan krusial dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman warga Papua Selatan.

Apresiasi senada datang dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Mewakili gubernur, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Nelson Sasari menegaskan kerja-kerja pembangunan kawasan selatan Papua mustahil berjalan mulus tanpa sokongan kolektif masyarakat dan aparat pengaman wilayah.

Tuan rumah pertemuan, Danlanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Beny Aprianto, memastikan satuannya tak hanya bertugas menjaga langit perbatasan, tapi juga aktif membaur di tengah dinamika warga.

Iklan

“Kebersamaan dengan masyarakat adalah bagian dari kekuatan kita dalam membangun daerah,” ujar Kolonel Pnb Beny.

Panggung ramah tamah siang itu juga menampilkan anak-anak dari Kampung Wasur serta anak-anak difabel binaan St. Vincentius. Acara yang turut dihadiri Wadan Kodaeral XI Laksamana Pertama TNI Wawan Trisatya Atmaja dan perwakilan Polri setempat tersebut ditutup dengan pembacaan doa lintas iman. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan komitmen bersama menjadikan Papua Selatan lumbung persaudaraan yang aman dan damai. (Rizki)

Iklan