Menu ✖

Mode Gelap
AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

Goverment · 2 Mei 2026 06:08 WIT ·

Gubernur Apolo Safanpo Tekankan Pentingnya Karakter dan Ilmu Pengetahuan pada Upacara Hardiknas


					Gubernur Apolo Safanpo Tekankan Pentingnya Karakter dan Ilmu Pengetahuan pada Upacara Hardiknas Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Merauke pada Sabtu (2/5/2026). 

Dipimpin oleh Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo selaku inspektur upacara, momentum ini menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencetak generasi Indonesia yang memiliki karakter dan kompetensi unggul.

Dalam amanatnya, Apolo Safanpo mengingatkan bahwa sesuai UU Nomor 20 Tahun 2003, tujuan pendidikan adalah menghadirkan manusia Indonesia seutuhnya yang memiliki tiga unsur utama yakni budi pekerti, ilmu pengetahuan, dan keterampilan. 

“Jangan sampai mata pelajaran yang kita ajarkan tidak memiliki salah satu dari ketiga unsur itu, karena kalau tidak ada salah satu, maka kita tidak sedang menciptakan manusia Indonesia yang utuh,” tegas Apolo.

Acara tersebut turut dirangkai dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN dengan masa bakti 10 tahun, di antaranya Nicolas Nohan, Getreda Karaway, dan Florida Niganda Kambai. Selain itu, Bupati Merauke Yosep Bladib Gebze menyerahkan piagam penghargaan kepada 17 guru yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Romanus Kande Kahol, menyoroti tantangan kekurangan tenaga pengajar di wilayahnya. 

“Di tahun 2026 ini ada 106 guru yang pensiun. Guna menjawab kekurangan tersebut, melalui dana Otsus kami mengangkat sekitar 500-an guru kontrak yang diperbantukan terutama di satuan pendidikan berbasis Orang Asli Papua,” jelas Romanus. 

Ia berharap pemerintah pusat segera memberikan formasi PNS agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

Bupati Merauke, Yosep Bladib Gebze, menambahkan bahwa pendidikan merupakan pilar utama pembangunan. Ia berkomitmen untuk terus mengevaluasi pemerataan tenaga pendidik dan perbaikan sarana prasarana.

“Kita membutuhkan manusia berilmu yang memiliki karakter baik dan mencintai bangsanya. Sinergi antara kabupaten, provinsi, dan pusat sangat diperlukan agar dana negara dimanfaatkan maksimal untuk pendidikan,” ungkap Yosep. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad

7 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Trending di Goverment