Menu ✖

Mode Gelap
AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

News · 11 Agu 2026 11:16 WIT ·

IPB Latih Eks Pekerja Migran Sukabumi Tata Pikiran Lewat REBT


					IPB Latih Eks Pekerja Migran Sukabumi Tata Pikiran Lewat REBT Perbesar

Sukabumi – Kabarlagi.id. Puluhan perempuan pekerja migran purna di Kp. Muara, Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan penataan pola pikir dan emosi berbasis Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Program pengabdian masyarakat ini digagas oleh Tim Mindshift Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) IPB University bekerja sama dengan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi. Pelatihan berlangsung dalam dua tahapan utama, yakni Mindshift 2 dan Mindshift 3, yang dilaksanakan pada 20–24 Juli 2026 serta 09–11 Agustus 2026.

Pendekatan REBT yang dikembangkan Albert Ellis mendasarkan prinsipnya pada keyakinan bahwa bukan peristiwa yang membentuk emosi seseorang, melainkan cara pandang terhadap peristiwa itu sendiri. Prinsip tersebut diwujudkan lewat enam kerangka tahapan berurutan dari unsur A hingga F.

Tahap pertama bertajuk Ruang Sadar membawa peserta mengenali diri melalui alur A-B-C. Pada sesi Ruang Cerita yang mewakili peristiwa pemicu atau unsur A, peserta menuangkan rekam jejak pengalaman, perasaan, dan harapan ke dalam Kartu Refleksi sebelum dibagikan dalam lingkaran kelompok. Sesi berlanjut ke Ruang Pikiran untuk membedah keyakinan atau unsur B melalui tayangan film dan pengisian kartu Kaca Pikiran. Sebagai penutup tahapan awal, peserta diajak mengurai konsekuensi emosi dan perilaku pada sesi Ruang Rasa lewat roda emosi serta Kartu Perilaku.

Memasuki tahap kedua bertajuk Langkah Nyata, peserta diarahkan menembus unsur D, E, dan F untuk merombak pola pikir lama. Proses melawan pikiran buntu pada sesi Langkah Awal dipandu melalui Kartu Pertanyaan Rasional yang hasilnya dirangkai menjadi rekaman siniar sederhana.

Keluaran dari tahapan ini langsung dilanjutkan pada sesi Langkah Baru guna merumuskan keyakinan positif melalui Kartu Kunci Rasional. Puncaknya, pada sesi Langkah Aksi, para perempuan buruh migran purna mempraktikkan sikap mental baru tersebut lewat simulasi peran interaktif berbasis Kartu Skenario Perilaku di atas panggung aksi.

Rangkaian media kartu ini dirancang agar proses pemulihan trauma dan penguatan efikasi diri berjalan aplikatif serta mudah dipahami tanpa sekat teori yang kaku. Tim Mindshift PKM-PM IPB University menargetkan pendampingan ini mampu menumbuhkan resiliensi mental dan kemandirian wirausaha peserta agar lebih percaya diri melangkah di tengah masyarakat (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad

7 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Trending di Goverment