Menu ✖

Mode Gelap
KPA Merauke Rangkul Lokalisasi Yobar, Tekan Tren Kasus HIV Titik Temu Budayantara dan Solidaritas Indonesia–Palestina: Merawat Persahabatan Lewat Budaya dan Pendidikan Ketum SWI Iskandar Buka UKW Perdana di Kalimantan Selatan, Dorong Wartawan Profesional dan Sejahtera Konser Musikalisasi Puisi “Mengolah Daya Hidup” – Memperingati 91 Tahun W.S. Rendra Digelar di Kota Solo UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI Desak Pemerintah Lindungi Buruh dari Ancaman Asbes

Lifestyle · 23 Agu 2025 10:42 WIT ·

Komunitas Rumah Pohon Jagakarsa dan YASBI Gelar Diskusi “Sadar Budaya” Betawi, Angkat Isu Identitas dan Teknologi


					Komunitas Rumah Pohon Jagakarsa dan YASBI Gelar Diskusi “Sadar Budaya” Betawi, Angkat Isu Identitas dan Teknologi Perbesar

Jakarta, — old.kabarlagi.id Dalam upaya memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi, Komunitas Rumah Pohon Jagakarsa bekerja sama dengan Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Budaya Betawi (YASBI) menggelar diskusi budaya bertajuk “Sadar Budaya”, yang berlangsung hangat di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (23/8/2025).

Acara yang dibuka oleh tokoh budaya Betawi, R. Panca Nur, mengajak masyarakat untuk memahami, menghargai, dan melestarikan kekayaan budaya Betawi. Ia menekankan pentingnya kesadaran budaya sebagai fondasi menjaga identitas lokal, khususnya bagi generasi muda yang kini hidup di era serba digital.

“Sadar budaya Betawi bukan hanya soal mengenal Ondel-ondel atau Lenong, tapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai seperti gotong royong, sopan santun, dan keberagaman yang tercermin dalam budaya kita,” ujar Panca Nur dalam sambutannya.

Ragam Narasumber, Satu Suara untuk Pelestarian

Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk Abdul Azziz, pemerhati seni budaya,
Babeh Mathar, sesepuh budaya Betawi,Bang Nasir Mupid, praktisi budaya,Sofyan Amin, konten kreator Betawi,Anto RistarGhie, pelaku seni budaya,dan Yasin, Kasatlak Kebudayaan dari Kecamatan Jagakarsa.

Para narasumber membahas tantangan budaya Betawi saat ini, termasuk ancaman hilangnya nilai tradisional di tengah modernisasi.

Teknologi: Ancaman atau Peluang

Salah satu poin menarik datang dari Sofyan Amin, konten kreator yang konsisten mengangkat tema Betawi di media sosial. Ia menyampaikan bahwa budaya Betawi justru harus masuk ke dunia digital jika ingin tetap relevan.

“Budaya Betawi itu kuat, tapi kalau tidak diangkat lewat teknologi dan digitalisasi, bisa tenggelam. Kita butuh narasi yang dikemas menarik di platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram,” jelasnya.

Menuju Gerakan Sadar Budaya yang Konsisten

Sebagai penutup diskusi, R. Panca Nur menegaskan pentingnya keberlanjutan kegiatan serupa dan mendorong dibentuknya Kelompok Sadar Budaya (Pokdarbud) di tingkat lokal, sebagai motor penggerak pelestarian budaya Betawi dari akar rumput.

“Kita perlu ruang dialog rutin seperti ini agar budaya Betawi tidak hanya jadi warisan, tapi juga jadi gaya hidup,” pungkasnya.

Diskusi “Sadar Budaya” ini diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan kesadaran kolektif masyarakat urban Jakarta untuk kembali menengok, merawat, dan menghidupi budaya asli tanah Betawi, bukan sekadar sebagai simbol, tapi sebagai identitas yang hidup dan terus berkembang.**

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

KPA Merauke Rangkul Lokalisasi Yobar, Tekan Tren Kasus HIV

28 Oktober 2026 - 12:50 WIT

Titik Temu Budayantara dan Solidaritas Indonesia–Palestina: Merawat Persahabatan Lewat Budaya dan Pendidikan

28 Oktober 2026 - 11:59 WIT

Ketum SWI Iskandar Buka UKW Perdana di Kalimantan Selatan, Dorong Wartawan Profesional dan Sejahtera

27 Oktober 2026 - 18:34 WIT

Konser Musikalisasi Puisi “Mengolah Daya Hidup” – Memperingati 91 Tahun W.S. Rendra Digelar di Kota Solo

27 Oktober 2026 - 18:27 WIT

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, KSPI Desak Pemerintah Lindungi Buruh dari Ancaman Asbes

27 Oktober 2026 - 18:19 WIT

HSI Dukung Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Sengaja Harus Dipandang sebagai Teroris Lingkungan

25 Oktober 2026 - 16:57 WIT

Trending di News