Menu ✖

Mode Gelap
AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

Goverment · 8 Jul 2026 03:53 WIT ·

Pemprov Papua Selatan Latih Perempuan Merajut Guna Perkuat Ekonomi


					Pemprov Papua Selatan Latih Perempuan Merajut Guna Perkuat Ekonomi Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi membuka pelatihan merajut bagi kaum perempuan sebagai upaya memperkuat ekonomi kreatif sekaligus menjaga warisan budaya lokal. Kegiatan yang digagas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesetaraan gender di wilayah tersebut.

Berlangsung di Hotel Sunny Day Inn Merauke, pelatihan ini dijadwalkan selama dua hari, mulai 8-9 Juli 2026. Agenda ini difokuskan untuk mengasah kreativitas perempuan agar mampu menghasilkan produk bernilai jual tinggi dari keterampilan tangan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk perlindungan dan penyediaan layanan pemberdayaan perempuan di tingkat provinsi. Menurutnya, pemenuhan hak antara perempuan dan laki-laki harus dilakukan secara adil melalui peningkatan kapasitas diri.

“Kebutuhan dan hak antara perempuan dan laki-laki harus dipenuhi secara adil dan sejajar, ” tegas Agustinus Joko Guritno di sela-sela pembukaan kegiatan, Rabu, (08/07/2026).

Pilihan merajut sebagai materi utama bukan tanpa alasan. Guritno memaparkan bahwa merajut memiliki manfaat ganda; selain sebagai sumber penghasilan, aktivitas ini juga berdampak positif pada kesehatan mental bagi pelakunya.

“Merajut membantu pikiran, mengurangi cemas, dan memulihkan rasa percaya diri. Merajut juga merupakan bagian dari tenang serta tetap produktif dan punya penghasilan sendiri, ” ujar Guritno.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa merajut merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat di empat kabupaten di Papua Selatan, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Keterampilan ini sudah mengakar dalam pembuatan busana adat hingga tas tradisional.

“Budaya merajut mulai dari menenun baju adat disebut cawat, koteka dan noken. Mari kita bekerjasama untuk menciptakan masyarakat adil, setara dan sejahtera, “ajak Asisten I tersebut.

Agar kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni pelatihan saja, Guritno menginstruksikan Dinsos PPPA untuk segera membangun sinergi dengan instansi terkait guna menjamin rantai pemasaran produk. Ia berharap setiap simpul benang yang dihasilkan peserta dapat menjadi modal kemandirian ekonomi keluarga.

“Melalui kerjasama yang dibangun, hasil rajutan dapat dipasarkan, mencarikan pasar untuk menjual hasil produktivitas rajutan. Hak paten dan merek rajutan juga perlu diurus sehingga kualitasnya tetap dipertahankan, ” papar Guritno memberikan arahan teknis.

Ia berharap pelatihan ini menjadi momentum bagi perempuan di Papua Selatan untuk tampil sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah yang bermartabat. Harapannya, setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapat guna mendongkrak kesejahteraan ekonomi rumah tangga masing-masing. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad

7 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Trending di Goverment