Menu ✖

Mode Gelap
Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

Goverment · 4 Okt 2025 21:10 WIT ·

Pesparani Papua Selatan: Seni & Iman Eratkan Umat


					Pesparani Papua Selatan: Seni & Iman Eratkan Umat Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Lantunan mazmur menggema di Bumi Animha, menandai dibukanya Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) I Tingkat Provinsi Papua Selatan. Ratusan umat Katolik dari empat penjuru kabupaten berkumpul, bukan hanya untuk berlomba, tetapi merajut persaudaraan sejati melalui seni dan iman.

Semangat pelayanan umat Katolik berkobar dalam ajang yang digelar pada 2 hingga 8 Oktober 2025. Berbagai lokasi strategis di Merauke, seperti Gereja Bampel, Aula STK St. Yakobus, hingga Auditorium Kantor Bupati, menjadi saksi bisu talenta-talenta Katolik Papua Selatan.

Rangkaian acara padat dimulai dengan kedatangan kontingen dari berbagai daerah. “Malam keakraban menjadi momentum penting untuk membangun relasi antar peserta,” ungkap Panitia Pelaksana di Core Inn Hotel, Sabtu (04/10/2025).

Misa pembukaan yang khidmat di Gereja Bampel menjadi puncak acara, Minggu (05/10/2025). Defile peserta yang penuh warna menjadi simbol keberagaman dan semangat persatuan umat Katolik Papua Selatan. Perlombaan yang berlangsung selama dua hari menampilkan beragam kategori, mulai dari paduan suara hingga bertutur Kitab Suci.

“Pesparani bukan sekadar kompetisi, tapi juga wadah untuk mempererat tali persaudaraan,” jelas Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC di sela-sela acara. Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggali dan mengembangkan potensi seni dan budaya Katolik di Papua Selatan.

Berbagai kategori lomba, seperti Paduan Suara Campuran, Wanita, Pria Gregorian, OMK Liturgi Etnik, dan Anak, serta Lomba Mazmur dan Bertutur Kitab Suci, memeriahkan acara. Aula Rumah Bina, Kapel Rumah Bina, dan Auditorium Kantor Bupati Merauke menjadi arena unjuk kebolehan para peserta.

Misa penutupan dan seremoni penutupan pada Rabu (08/10/2025) di Gereja Bampel menjadi klimaks dari seluruh rangkaian acara. “Semoga semangat Pesparani ini terus membara dan menjadi berkat bagi seluruh umat Katolik di Papua Selatan,” harapnya.

Pesparani Katolik I Papua Selatan telah sukses menjadi sarana mempererat kebersamaan, memperkaya iman, dan mengangkat nilai budaya serta liturgi khas Papua Selatan. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Demokrasi Masuk Era AI, Akademisi Ingatkan Bahaya Manipulasi Informasi

30 September 2026 - 23:18 WIT

Trending di News