Menu ✖

Mode Gelap
Atasi Krisis Pakan di Merauke, TEP IPB Latih Warga Olah Pakan Fermentasi Lokal di Semangga KPA Merauke Latih Pelajar Jadi Duta KomPas Cegah Penularan HIV di Sekolah Majelis Adat Sunda Berikan Anugerah Kepada Tokoh Betawi Budayantara Tegaskan Budaya Bukan Sekadar Pertunjukan, tetapi Gerakan Kemanusiaan Adhyaksa Dault Kenang Sambas Mangundikarta: Suaranya Membuat Penonton Seolah Berada di Lapangan

Goverment · 12 Feb 2026 05:48 WIT ·

Puncak HUT Merauke Ke-124 Bupati Ajak Warga Jaga Warisan Persaudaraan


					Puncak HUT Merauke Ke-124 Bupati Ajak Warga Jaga Warisan Persaudaraan Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Ribuan warga memadati pelataran Monumen Kapsul Waktu, menciptakan lautan manusia yang larut dalam sukacita Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-124 Kota Merauke. Di tengah gegap gempita perayaan yang berlangsung Kamis (12/02/2026) malam, Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, tidak hanya berbicara soal pesta, melainkan menitipkan pesan krusial tentang merawat persaudaraan di atas tanah Anim Ha.

Bagi Yoseph, usia 124 tahun bukan sekadar angka, tetapi bukti ketangguhan sebuah wilayah yang menjadi rumah bagi keragaman Nusantara. Ia menegaskan, keberagaman suku—mulai dari Aceh hingga Papua—yang mendiami ujung timur Indonesia ini bukanlah sekat pemisah, melainkan potensi besar yang harus dirajut melalui kolaborasi nyata.

“Mari bergotong royong membangun daerah ini agar semakin maju. Dari Suku Aceh sampai Papua, ada di Merauke. Untuk itu mari kita jaga tanah ini, kita lestarikan budaya kita masing-masing dengan baik, mari saling berkolaborasi,” tegas Yoseph Bladib Gebze di hadapan para tokoh agama, tokoh adat, dan Forkopimda yang hadir di Monumen Kapsul Waktu, Kamis (12/02/2026).

Lebih jauh, Bupati menyoroti pentingnya sinergi antar elemen masyarakat sebagai kunci menjaga warisan para pendahulu. Falsafah lokal Izakod Bekai Izakod Kai (Satu Hati Satu Tujuan) disebutnya sebagai fondasi moral yang harus terus hidup. Semangat inilah yang diharapkan menjadi solusi damai setiap kali gesekan atau permasalahan sosial muncul di tengah masyarakat.

Visi Yoseph melampaui perayaan seremonial semata. Ia memproyeksikan Merauke sebagai “rumah besar” tempat generasi mendatang bertumbuh dan keluarga-keluarga menggantungkan harapan. Potensi daerah yang melimpah, baik sumber daya manusia maupun kekayaan alam, menurutnya harus dikelola dengan bijak demi kesejahteraan yang merata.

“Harapannya, kota ini akan menjadi rumah kita bersama, tempat kita hidup dan membesarkan anak cucu kita. Merauke juga menjadi tempat kita mencari rezeki, sehingga akan bertumbuh menjadi daerah dengan sumber daya yang unggul,” ungkapnya dengan nada optimis.

Malam puncak tersebut kian semarak dengan kehadiran perwakilan Penjabat Gubernur Papua Selatan, Nelson Sasarari, serta jajaran Forkopimda. Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, disusul pembagian doorprize yang disambut antusias oleh warga, menandai berakhirnya malam penuh keakraban di tanah Anim Ha. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Atasi Krisis Pakan di Merauke, TEP IPB Latih Warga Olah Pakan Fermentasi Lokal di Semangga

24 Oktober 2026 - 09:34 WIT

KPA Merauke Latih Pelajar Jadi Duta KomPas Cegah Penularan HIV di Sekolah

21 Oktober 2026 - 10:51 WIT

Majelis Adat Sunda Berikan Anugerah Kepada Tokoh Betawi

20 Oktober 2026 - 16:27 WIT

Budayantara Tegaskan Budaya Bukan Sekadar Pertunjukan, tetapi Gerakan Kemanusiaan

20 Oktober 2026 - 12:32 WIT

Adhyaksa Dault Kenang Sambas Mangundikarta: Suaranya Membuat Penonton Seolah Berada di Lapangan

20 Oktober 2026 - 12:27 WIT

Lanud J.A. Dimara Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Merauke

20 Oktober 2026 - 05:29 WIT

Kolase penanganan kebakaran lahan di Merauke oleh Lanud J.A. Dimara.
Trending di News