Tag: Lesbumi PWNU DKI Jakarta

  • LESBUMI PWNU DKI Jakarta Bukber Gelar “Menjemput Berkah Ramadhan”, Padukan Refleksi Spiritual, Budaya, dan Kepedulian Sosial

    Jakarta – Kabarlagi.id Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) PWNU DKI Jakarta menggelar kegiatan bertajuk “Menjemput Berkah Ramadhan: Refleksi Spiritual, Budaya, dan Kepedulian Sosial” pada Sabtu, (7/3/ 2026). Acara berlangsung khidmat di Sanggar De Batavia, Jl. Nurul Iman No. 52, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan nilai spiritual di bulan suci Ramadhan dengan memadukan unsur budaya, dakwah, dan kepedulian sosial. Acara diawali dengan penampilan Sanggar Marawis Cermin Kalimasada yang menambah semarak suasana religius.

    Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan santunan kepada anak yatim yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua PWNU DKI Jakarta,KH. Samsul Ma’arif, MA bersama Ketua Lesbumi PWNU DKI Jakarta,H.Ahmad Yusuf kepada perwakilan penerima. Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus Lesbumi PWNU DKI Jakarta.KH Ahmad Mukhlis Fadlil,Ketua PWI-LS Jakarta , Perwakilan Budayantara Masdjo Arifin dan Yoyok Abidin serta Ustaz Wachid Syafaat, Lc., KH Dr. Otong Surasman, MA, dan KH Ahmad Syafaat, Lc., MA.

    Dalam sambutannya, KH. Samsul Ma’arif.MA menekankan pentingnya kesabaran dalam menjaga keharmonisan kehidupan, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengutip pandangan Imam Al-Ghazali yang menjelaskan bahwa bersabar menghadapi ucapan atau sikap orang lain merupakan bentuk kesabaran yang sangat tinggi nilainya di sisi Allah.

    “Bahkan dalam candaan sering disebutkan, suami yang sabar ketika dimarahi istrinya sejatinya sedang dilatih menjadi pribadi yang kuat dan penuh kesabaran,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa secara makna, sabar memiliki kesamaan dengan shaum atau puasa, yaitu menahan diri. Kesabaran, menurutnya, dapat diwujudkan dalam tiga bentuk: sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, sabar dalam menjauhi maksiat, serta sabar ketika menghadapi ujian kehidupan.

    “Dalam hidup pasti ada ujian, seperti kesulitan atau kekurangan. Semua itu adalah cara Allah melatih keimanan dan kesabaran kita,” jelasnya.

    Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Wachid Syafaat, Lc. mengingatkan bahwa ukuran kebaikan seseorang tidak hanya dilihat dari sikapnya kepada orang lain, tetapi juga dari bagaimana ia memperlakukan keluarganya.

    Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati dalam rumah tangga, terutama bagi seorang suami untuk memuliakan istrinya dengan penuh kasih sayang.

    “Ketika terjadi kesalahpahaman dalam rumah tangga, suami hendaknya berlapang dada dan tidak gengsi untuk meminta maaf. Itu bukan tanda kelemahan, melainkan kemuliaan akhlak,” ujarnya.

    Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW:
    “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik kepada keluargaku.”

    Menurutnya, hadis tersebut menegaskan bahwa kebaikan seseorang pertama kali harus terlihat dalam keluarganya sendiri.

    Gus Wachid Syafaat ,Lc juga mengajak jamaah untuk terus menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa hidup penuh dengan rahasia kebaikan.

    “Kebaikan yang kita lakukan hari ini bisa menjadi sebab Allah menghadirkan kebaikan besar di masa depan. Lelah dalam berbuat baik mungkin akan hilang, tetapi pahalanya akan tetap,” ungkapnya.

    Acara ditutup oleh Ketua Lesbumi PWNU DKI Jakarta, H. Ahmad Yusuf, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh undangan dan peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan Ramadhan dan memperkuat nilai spiritual, budaya, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tuturnya.**

  • Pementasan Teater Ciliwung “Bunga Rumah Makan” Berjalan Sukses

    Jakarta,- Kabarlagi.id.Teater Ciliwung menggelar pementasan teater yang menarik berjudul “Bunga Rumah Makan” Selasa (13/8/2024) pukul 19.00 WIB. Acara ini FESTIVAL TEATER JAKARTA SELATAN disutradarai oleh Bagus Ade Saputra, dengan naskah karya terkemuka, Utuy Tatang Sontani.

    Pementasan ini mengisahkan perjalanan Ani, seorang pelayan warung, yang menghadapi dilema ketika pemilik warung berusaha menjodohkannya dengan anaknya. Ani, yang lebih memilih kebebasan hidup tanpa tekanan, akhirnya memilih Iskandar, sosok misterius namun jujur. Kisah ini menggambarkan ketegangan antara harapan dan realita, serta perjuangan individu untuk memilih jalan hidupnya sendiri.

    Bagus Ade Saputra sang sutradara Berharap “dari pementasan Teater Ciliwung adalah untuk menginspirasi generasi muda agar kembali mencintai dan terlibat dalam dunia teater. Dalam era digital yang serba cepat ini, banyak pemuda yang beralih ke hiburan instan, sehingga seni pertunjukan tradisional seperti teater sering kali terabaikan.”kata Bagus.

    Dalam acara ini, penonton akan disuguhkan penampilan dari sejumlah aktor berbakat, termasuk Nadya Angel, Gusvari,
    Bobby Kardi,Lefi Wilmala,
    Ravi Septrian, Alma Maulvi,Tegar Brahmanastrya,
    Lurus Mardan, Cheri Arsyad ,Fatih Al muttawakil ,Rony Geboy dan Ricky Joo Permana (LESBUMI). Mereka akan membawa karakter-karakter dalam cerita ini hidup dan menciptakan pengalaman teater yang mengesankan.

    Acara akan berlangsung di Gedung Pertunjukan GOR Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan. Dengan tema yang relevan dan menggugah, “Bunga Rumah Makan” diharapkan dapat menarik perhatian penonton dan memberikan perspektif baru tentang kebebasan dan pilihan dalam hidup.

    H.Ahmad Yusuf pengasuh Teater Ciliwung sekaligus Ketua Lesbumi PWNU Jakarta,
    “Melalui pementasan “Bunga Rumah Makan,” Teater Ciliwung ingin menunjukkan bahwa teater bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga medium yang kuat untuk menyampaikan pesan, mengeksplorasi emosi, dan menggugah pemikiran. Dengan menghadirkan kisah-kisah yang relevan dan karakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, diharapkan generasi muda dapat merasakan kedalaman dan keindahan seni pertunjukan.”ujarnya.

    Selain itu, pementasan ini juga bertujuan untuk membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam proses kreatif teater, baik sebagai penonton, aktor, atau bahkan sebagai bagian dari tim produksi. Dengan cara ini, mereka diharapkan dapat menemukan kecintaan dan minat mereka terhadap teater, serta menyadari pentingnya pelestarian budaya dan seni.

    Dengan semangat ini, Teater Ciliwung berharap bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkreasi, berkolaborasi, dan mengekspresikan diri melalui seni, sehingga dunia teater dapat terus hidup dan berkembang di masa depan.(Masdjo)

  • Pengurus Lesbumi NU DKI Ikuti Rapat Pleno Pengurus PWNU DKI Jakarta

    Jakarta,- Kabarlagi.id.Rapat pleno Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta dengan agenda “Sosialisasi Hasil Konbes NU Tahun 2024” telah berlangsung di Rumah Djan, Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada hari Kamis (22/2/2024).

    Acara dibuka oleh Ketua PWNU DKI Jakarta, KH Samsul Ma’arif, dan dihadiri oleh Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta, KH. Lukman Hakim Hamid serta KH Eep Saifullah Fattah .Dr H Endin AJ Soefihara, MMA ,KH Taufik Damas, Lc ,Sekretaris Ir MH Bahaudin, S.Pd.I.segenap pengurus PWNU DKI Jakarta.

    Beberapa poin penting dari rapat pleno tersebut Sosialisasi hasil Konbes NU Tahun 2024 yang disampaikan oleh KH.Miftah Faqih selaku Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan bahwa kebersamaan menjadi sebuah kekuatan untuk meraih tujuan bersama.setelah selesai urusan pesta demokrasi Pemilu 2024.
    “Stop urusan paslon 01,02 dan 03.kita kembali ke rumah besar Nahdatul Ulama” ujarnya.

    Pengurus Lesbumi NU DKI Jakarta yang hadir dalam rapat pleno tersebut Gus Syamms Lefty ,Adipati Lawe,Masdjo Arifin ,Ustad Syamsuri.

    Dalam kesempatan yang sama divisi musik Lesbumi NU DKI menampilkan musik yang dimainkan oleh Iwenk dan kawan-kawan.

    Momentum silahturahmi ini sekaligus divisi pertunjukan memaparkan rencana kegiatan di bulan Ramadhan.

    Rapat pleno tersebut berjalan dengan lancar dan menghasilkan beberapa keputusan penting untuk kemajuan Lesbumi NU DKI Jakarta.

  • H. Ahmad Yusuf, Ketua LESBUMI DKI Jakarta, Mengadakan Silaturahmi Budaya dan Memperkenalkan Pengurus Baru

    Jakarta,- Kabarlagi.id.H. Ahmad Yusuf, Ketua LESBUMI DKI Jakarta, mengadakan acara silaturahmi budaya di kantor PWNU DKI Jakarta, Utan Kayu, Jakarta Timur. Senin (19/2/2024).

    Silahturahmi bertujuan untuk memperkenalkan pengurus baru LESBUMI DKI Jakarta kepada beliau.

    Dalam sambutannya, H. Ahmad Yusuf menyampaikan “bahwa sudah saatnya LESBUMI DKI Jakarta merakyat. Beliau ingin agar LESBUMI dapat lebih dekat dengan masyarakat dan berperan aktif dalam melestarikan budaya Indonesia.”ujarnya.

    KH. Samsul Ma’arif menyambut baik gagasan H. Ahmad Yusuf dan menyatakan dukungannya terhadap LESBUMI DKI Jakarta. Beliau berharap agar LESBUMI dapat menjadi wadah bagi para seniman dan budayawan Muslim untuk berkarya dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

    Silaturahmi budaya ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi kerjasama antara LESBUMI DKI Jakarta dan PWNU DKI Jakarta dalam rangka melestarikan budaya Indonesia dan menyebarkan nilai-nilai Islam.

    Beberapa poin penting dari H. Ahmad Yusuf, Ketua LESBUMI DKI Jakarta, mengadakan silaturahmi budaya di kantor PWNU DKI Jakarta adalah untuk memperkenalkan pengurus baru LESBUMI DKI Jakarta kepada KH. Samsul Ma’arif, Ketua PWNU DKI Jakarta.

    H. Ahmad Yusuf ingin agar LESBUMI DKI Jakarta merakyat dan berperan aktif dalam melestarikan budaya Indonesia.KH. Samsul Ma’arif menyambut baik gagasan H. Ahmad Yusuf dan menyatakan dukungannya terhadap LESBUMI DKI Jakarta.

    LESBUMI harus keluar dari zona nyaman dan menjangkau masyarakat luas.LESBUMI harus berperan aktif dalam melestarikan budaya Indonesia.harus menjadi wadah bagi para seniman dan budayawan Muslim untuk berkarya dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.(Djo)

  • Restrukturisasi Pengurus Lesbumi NU Jakarta,H.Ahmad Yusuf Berharap Lesbumi NU Tidak Ada Sekat-Sekat Seni Budaya

    Jakarta,- Kabarlagi.id.Lesbumi NU DKI Jakarta menggelar rapat restrukturisasi Pengurus Lesbumi NU,
    bertempat Ruang Meeting KFT, Gedung PPHUI Jln H. Rasuna Said, Jakarta Selatan.Jumat (19/1/2024).

    Dihadiri oleh 24 Pengurus dalam rapat ini,dalam pembukaannya
    H.Ahmad Yusuf selaku ketua Lesbumi NU DKI Jakarta memperkenalkan anggota satu persatu.

    Lesbumi NU merupakan salah satu badan otonom dari Nahdlatul Ulama (NU) yang bergerak dalam bidang kebudayaan dan kesenian.

    Seusai visinya menjadi lembaga yang unggul dalam pengembangan seni dan budaya Islam Nusantara,menjadi lembaga yang mampu melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya Islam Nusantara dan Menjadi lembaga yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.inilah yang membedakan Lesbumi dengan DKJ (Dewan Kesenian Jakarta).

    Lesbumi NU mengembangkan, dan melestarikan seni dan budaya Islam Nusantara dan melakukan publikasi dan sosialisasi seni dan budaya Islam Nusantara.

    “Lesbumi NU memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan seni dan budaya Islam Nusantara. Lembaga ini telah berkontribusi besar dalam melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia.”kata H. Ahmad Yusuf.

    Embi C Noer selaku Dewan Pakar menambahkan Lesbumi NU lebih realistis terhadap tujuan untuk mengusung seni budaya dengan kondisi kekinian dan situasi yang global.

    “Kolaborasi dengan semua pihak atas nama seni budaya, Lesbumi NU menjadi lembaga yang berkarakter dan khas untuk seni budaya Islam Nusantara.”ujarnya..

    Dengan adanya restrukturisasi dan perbaikan-perbaikan tersebut, diharapkan Lesbumi NU Jakarta dapat meningkatkan kinerjanya dan menjadi lembaga kebudayaan yang lebih berperan dalam mengembangkan seni dan budaya di Jakarta.(Djo).

  • Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia ( Lesbumi ) PWNU DKI Jakarta Gelar Penguatan Kelembagaan dan Kader NU

    Jakarta,- Kabarlagi.id.Penguatan Kelembagaan dan Kader NU “ oleh Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia ( Lesbumi ) PWNU DKI Jakarta bawah kepemimpinan H.Ahmad Yusuf berlangsung di Sanggar De Batavia
    Jagakarsa,Jakarta Selatan.Jumat (10/11/2023).

    Acara dibuka oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH Samsul Ma’arif dan dihadiri pula oleh Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH. Bahauddin yang kerapkali disapa Gus Baha serta Lesbumi PBNU Susi Ivvaty,KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid) dan H.Gunawan Paggaru ketua umum BPI ,Qori’ah Internasional Ustadzah Hj.Siti Maimona ,moderator acara oleh Ramdhani Hasbullah, yang lebih dikenal dengan nama panggung Ramdhani Qubil AJ atau Qubil AJ.

    Lembaga Seni dan Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) adalah lembaga yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) berfokus di bidang seni dan budaya yang ada di Indonesia. Lembaga ini dibentuk untuk mengenalkan, mensosialisasikan dan menginternalisasikan budaya Indonesia yang sesuai dengan syariat Islam sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggali peranan spiritual Lesbumi di dalam pelembagaan Sosial dan Budaya Masyarakat.

    H.Ahmad Yusuf selaku ketua Lesbumi PWNU DKI Jakarta dalam sambutannya tantangan pengurus Lesbumi saat ini harus melek digital dan peka terhadap kemajuan seni budaya global dan menjadi seniman atau budaya yang berkarakter.

    “menjaga nilai nilai Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah yang selama ini dikembangkan dan diperjuangkan oleh Nahdhatul Ulama, tapi strategi kebudayaan ini dalam rangka untuk tetap menjaga nilai-nilai keindonesiaan.”ujarnya.

    Pemateri KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid) memberikan materi Pemahaman Faham Aswaja An Nahdiyah serta H.Gunawan Panggaru memberikan pemahaman industri kreatif khususnya digitalisasi dan industri film peranan Lesbumi harus hadir sebagai identitas bangsa untuk menghadapi tantangan global.Indonesia bisa melangkah maju sebagai kekuatan kultural.