Tag: PATFI

  • Audisi Nasional Movement With Benefit 2026 Resmi Dibuka, Wadah Talenta Muda dari 38 Provinsi Indonesia

    Jakarta,- Kabarlagi.id Industri kreatif Indonesia kembali menghadirkan peluang besar bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Audisi Nasional Movement With Benefit 2026. Program ini menjadi ajang pencarian bakat berskala nasional yang membuka kesempatan bagi talenta muda dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang akting, vokal, dan modeling.

    Mengusung tema “Discover Your Talent, Inspire Nation”, ajang ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga sebuah gerakan untuk menemukan dan mengembangkan potensi talenta dari berbagai daerah di 38 provinsi di Indonesia. Melalui program ini, para peserta berkesempatan melangkah dari panggung daerah menuju panggung nasional.

    Movement With Benefit 2026 menghadirkan konsep audisi yang modern dan inklusif dengan menggabungkan sistem audisi online dan offline. Hal ini dilakukan agar peserta dari berbagai wilayah di Indonesia tetap memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan menampilkan bakat mereka.

    Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada calon peserta, panitia juga secara rutin mengadakan Live TikTok setiap minggu melalui platform digital TikTok. Siaran ini berlangsung setiap Selasa dan Kamis pukul 15.00 WIB hingga selesai, sekaligus menghadirkan sesi tanya jawab seputar audisi agar peserta dapat memahami proses seleksi secara lebih jelas.

    Ajang ini juga menghadirkan jajaran juri profesional dari berbagai bidang industri kreatif, mulai dari dunia hiburan, seni, hingga kecantikan. Kehadiran para juri berpengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif sekaligus menjadi inspirasi bagi para peserta. Program ini juga diperkuat oleh dukungan dari industri yang berpengalaman, salah satunya Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia (PATFI).

    Selain kesempatan untuk tampil di panggung nasional, para peserta juga berpeluang mendapatkan berbagai keuntungan menarik, mulai dari uang tunai, beasiswa, hingga peluang berkarier di industri kreatif tingkat nasional.

    Proses audisi akan berlangsung melalui beberapa tahapan, dimulai dari pendaftaran nasional, dilanjutkan dengan audisi online batch 1, batch 2, dan batch 3, sebelum memasuki tahap semifinal dan grand final yang akan menjadi puncak kompetisi.

    Movement With Benefit 2026 diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk berani menunjukkan bakatnya sekaligus membuka jalan menuju karier profesional di industri hiburan dan kreatif. Dengan semangat kolaborasi dan pengembangan talenta, program ini menjadi langkah nyata dalam mendorong lahirnya generasi kreatif baru yang mampu menginspirasi bangsa.

    Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai proses audisi dan cara pendaftaran, dapat mengunjungi website resmi di movementwithbenefit.manus.space atau melalui akun media sosial Instagram dan TikTok @movementwithbenefit. Informasi juga dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 0823-1566-0007, serta mengikuti sesi Live Audisi Nasional Movement With Benefit 2026 di kanal TikTok resmi penyelenggara.

    Ajang ini terbuka bagi seluruh talenta muda Indonesia yang memiliki semangat untuk berkembang, berprestasi, dan membawa nama daerahnya menuju panggung nasional.**

  • New Generation Gelar Workshop Entertainment,Hadirkan Adisurya Abdy dan Ivan Bandhito

    Jakarta Barat – New Generation Agency menggelar workshop entertainment yang berlangsung di Blink Cafe, Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang belajar dan diskusi bagi generasi muda yang ingin menekuni dunia film dan industri hiburan secara lebih serius dan berkelanjutan.

    Acara dibuka oleh Bianca dan Tangkas Sinaga, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia (PATFI), Adisurya Abdy. Dalam sambutannya, Adisurya menegaskan bahwa kegiatan seperti workshop tidak seharusnya berhenti pada ajang temu bakat semata, tetapi perlu dikembangkan menjadi wadah pendidikan yang berkesinambungan.

    “Selain skill dan pengalaman, pemahaman serta dasar keilmuan tentang dunia seni peran dan perfilman adalah hal yang sangat penting. Industri ini menuntut kesiapan mental, intelektual, dan karakter,” ujarnya.

    Adisurya juga berharap New Generation Agency ke depan dapat menghadirkan kelas-kelas pembelajaran yang terstruktur dengan dukungan dan payung organisasi PATFI. Menurutnya, menjadi artis bukan hanya soal wajah atau popularitas, melainkan tentang kesadaran memilih profesi, kemampuan merawat diri, serta kemauan untuk terus belajar agar mampu bertahan di industri yang sangat kompetitif.

    “Artis bisa datang dari latar belakang apa pun, baik formal maupun nonformal. Namun, yang bertahan adalah mereka yang terus belajar, bertanya, dan mengasah kemampuannya,” tambahnya. Ia pun mengapresiasi inisiatif New Generation Agency yang dinilai mampu menciptakan ruang pembelajaran positif dan kolaboratif bagi generasi muda, sejalan dengan semangat PATFI sebagai payung besar insan perfilman Indonesia.

    Pada sesi diskusi, sutradara Ivan Bandhito membahas ekosistem film dan entertainment, khususnya proses casting dan kesiapan aktor. Ia menekankan bahwa memilih pemain bukan soal siapa yang paling berani, melainkan siapa yang paling siap.

    “Di ruang casting, suasana bisa berubah saat aktor bertemu sutradara dan produser. Deg-degan itu wajar, bahkan bagi aktor berpengalaman. Justru dari situ kita bisa mengukur potensi, kelebihan, dan kekurangannya,” jelas Ivan.

    Ia juga menegaskan bahwa dunia seni peran bukanlah jalan yang mudah. Prosesnya panjang, seleksinya ketat, dan penuh tantangan. Namun, integritas tetap menjadi nilai utama. “Tidak ada jalan pintas yang sepadan dengan kejujuran dan kesabaran dalam berkarya,” katanya.

    Sementara itu, Fuji, selaku Owner New Generation Agency, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Workshop tersebut mendapat dukungan dari Direktorat Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia (PATFI), serta Murnicare.

    Melalui workshop ini, New Generation Agency berharap dapat berkontribusi dalam melahirkan generasi baru insan perfilman Indonesia yang tidak hanya berbakat, tetapi juga berilmu, berintegritas, dan berkarakter.(Djo)

  • Penetapan PATFI Penguatan Ekosistem Film dan Televisi di Tanah Air.

    Jakarta – Kabarlagi.id Pertumbuhan industri kreatif Indonesia terus menunjukkan tren positif, khususnya pada subsektor film, animasi, dan video. Peningkatan kualitas karya film nasional yang diiringi dengan pesatnya perkembangan industri broadcasting dinilai menjadi faktor utama yang mendorong penguatan ekosistem film dan televisi di Tanah Air. Kondisi ini sekaligus membuka peluang besar bagi peningkatan kebutuhan tenaga kerja profesional di bidang tersebut.

    Menjawab dinamika dan tantangan industri yang kian kompleks, Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia (PATFI) mengambil langkah strategis dengan memperkuat struktur organisasinya. PATFI diposisikan sebagai wadah kolaborasi para profesional sekaligus pusat pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor televisi dan film nasional.

    Bertempat di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/1/2026), PATFI secara resmi menetapkan jajaran pengurus untuk periode 2026. Penetapan ini menjadi tonggak penting bagi organisasi dalam menyelaraskan visi dan strategi menghadapi perubahan lanskap industri kreatif yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.

    Ketua Umum PATFI, Adisurya Abdi, secara langsung menetapkan susunan pengurus baru. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PATFI berkomitmen untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga ahli televisi dan film Indonesia.

    “PATFI akan terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia, memperluas jejaring profesional, serta berkontribusi pada lahirnya karya-karya televisi dan film nasional yang memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Adisurya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, M. Soleh Artiawan, yang menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap langkah PATFI. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, komunitas profesional, dan pelaku industri dalam membangun televisi dan film Indonesia yang berakar pada nilai budaya sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

    “Industri film dan televisi bukan hanya sektor ekonomi kreatif, tetapi juga medium strategis dalam memperkuat identitas budaya bangsa,” kata Soleh.

    Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PATFI diharapkan mampu menjadi katalisator dalam memperkuat ekosistem industri televisi dan film nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing global.