Tag: PKB

  • Ribuan Warga Merauke Ramaikan Jalan Sehat PKB Papua Selatan

    Merauke – Kabarlagi.id. Ribuan warga dari berbagai distrik memadati Lapangan Mandala sejak fajar menyingsing untuk mengikuti gerak jalan sehat yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Selatan, Sabtu (28/03/2026).

    Ajang ini seketika mengubah pusat kota Merauke menjadi “lautan hijau” seiring tingginya antusiasme masyarakat yang ingin berolahraga sekaligus mengincar hadiah utama satu unit sepeda motor.

    Tepat pukul 06.00 WIT, bendera start dikibarkan secara resmi oleh Ketua DPW PKB Papua Selatan, Kristosimus Yohanes Agawemu. Langkah kaki ribuan peserta mulai menyisir rute yang telah ditentukan, mulai dari Jalan Raya Mandala menuju Jalan Aru, Jalan Prajurit, Jalan Brawijaya, hingga melintasi Jalan Parako sebelum akhirnya kembali ke titik finis.

    “Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana komunikasi dua arah antara kader partai dengan konstituennya untuk mendengar aspirasi sambil tetap menjaga kebugaran tubuh,” tegas Kristosimus Yohanes Agawemu.

    Suasana semakin meriah saat peserta tiba kembali di titik finis. Dentuman musik zumba menggema, memandu warga melakukan gerakan senam bersama di tengah lapangan. Tak hanya itu, keriuhan berlanjut dengan penampilan atraksi kuda lumping Turonggo Yakso dari Distrik Semangga. Lengkingan pecut dan tarian magis dari kelompok seni ini sukses menyedot perhatian warga, menambah nuansa akulturasi budaya dalam perhelatan yang cair tersebut.

    Panitia penyelenggara menyebutkan jumlah peserta yang hadir melampaui target awal. Hal ini dipandang sebagai bukti nyata kedekatan PKB dengan akar rumput di wilayah Papua Selatan. Di sisi lain, deretan doorprize mulai dari peralatan rumah tangga hingga hadiah utama motor menjadi magnet yang menjaga semangat warga tetap membara hingga akhir acara.

    Kristosimus menegaskan bahwa politik harus membawa kegembiraan dan manfaat nyata bagi masyarakat. Baginya, melalui langkah kaki yang selaras pada pagi ini, sekat-sekat perbedaan diharapkan dapat luruh demi kesehatan dan persatuan bangsa di Merauke. (Rizki)

  • PBNU Menugaskan KH Anwar Iskandar dan KH Amin Said Husni untuk Mendalami Konflik dengan PKB

    Jakarta, – Kabarlagi.id.Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah memberikan mandat kepada dua tokoh terkemuka, yaitu Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar dan Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni, untuk mendalami konflik yang terjadi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Keputusan ini diambil dalam rapat pleno PBNU yang berlangsung baru-baru ini.

    Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2024).Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menjelaskan bahwa kedua tokoh tersebut akan secara khusus mempelajari masalah yang timbul antara PKB dan PBNU dalam beberapa waktu terakhir. PKB dinilai telah menyudutkan PBNU melalui berbagai pernyataan yang kontroversial.

    Gus Yahya menyampaikan alasan mengapa KH Anwar Iskandar dan KH Amin Said dipilih untuk tugas ini. KH Anwar Iskandar merupakan salah satu tokoh pendiri PKB dan generasi perintis yang berperan dalam perjuangan awal partai tersebut. Oleh karena itu, PBNU meminta beliau untuk memimpin upaya mendalami konflik ini. Sementara itu, KH Amin Said Husni adalah Wasekjen PKB pertama dan juga anggota tim asistensi lima yang ditugaskan oleh PBNU untuk mendirikan PKB pada masa lalu.

    Tidak ada batasan waktu yang ditentukan bagi kedua tokoh ini dalam menjalankan tugas mereka. PBNU akan melaksanakan rekomendasi yang diberikan oleh KH Anwar Iskandar dan KH Amin Said Husni setelah mereka melakukan kajian yang mendalam terhadap konflik ini.

    “Bahwa keputusan ini bukanlah pembentukan panitia khusus (pansus), melainkan merupakan tindakan untuk memahami masalah dengan lebih baik dan memberikan masukan yang relevan. PBNU berharap bahwa langkah-langkah yang diambil setelah mendalami konflik ini akan memberikan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.”ujarnya.

    Dalam upaya menjaga integritas dan independensi, PBNU memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada KH Anwar Iskandar dan KH Amin Said Husni untuk mendalami konflik dengan PKB. Mereka diharapkan dapat menyampaikan rekomendasi yang akan menjadi landasan bagi langkah-langkah yang akan diambil oleh PBNU untuk mengatasi konflik ini.

    Kedua tokoh ini diharapkan dapat bekerja dengan baik dan objektif dalam menjalankan tugas mereka. Kontribusi mereka sangat dihargai dan diharapkan dapat membawa pemahaman yang lebih baik dan solusi yang tepat untuk mengatasi konflik antara PKB dan PBNU. (Masdjo)