Tag: Polres Metro Jakarta Utara

  • Polres Metro Jakarta Utara Gelar Silahturahmi di Pondok Pesantren Ash Sholihin Al-Abror

    Jakarta,- Kabarlagi.id.Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan kunjungan silahturahmi ke Pondok Pesantren Ash Sholihin Al-Abror yang berlokasi di Rorotan, Kecamatan Cilincing, pada Senin siang. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. H. Ahmad Fuady, beserta jajaran pejabat kepolisian, termasuk Kasat Intelkam AKBP Ananto Herlambang, Kasat Binmas AKBP Afroni Sugiarto, dan Kapolsek Cilincing, Kompol Fernando Saharta Saragi.Senin (21/10/2024).

    Kunjungan tersebut diterima dengan hangat oleh Kyai Ahmad Mukhlis Fadhil, pengasuh Pondok Pesantren Ash Sholihin Al-Abror, yang didampingi oleh pengurus RW, LMK, FKDM, serta tokoh masyarakat dan agama setempat. “Silahturahmi ini merupakan bagian dari upaya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Utara.”kata Kyai Mukhlis.

    Dalam sambutannya, Kapolres Ahmad Fuady “menekankan pentingnya mendengarkan keluhan masyarakat terkait masalah-masalah seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Ia juga memperkenalkan diri sebagai putra asli Jakarta Utara yang kembali bertugas di daerahnya.”ujarnya.

    Syamms Lefthi dan Masdjo Arifin, perwakilan dari Pesantren Budaya Rorotan, menyatakan kesiapan pesantren untuk bekerja sama dalam menciptakan ruang budaya yang mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat. Kyai Mukhlis menambahkan bahwa ke depan, pesantren dan kepolisian akan lebih aktif dalam menciptakan gerakan dan kegiatan yang bermanfaat untuk mendukung program Polres Metro Jakarta Utara.

    Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga Jakarta Utara.

  • Konferensi Pers Tindak Pidana Pengeroyokan dan Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia di Koja Jakarta Utara

    Jakarta – Kabarlagi.id.Satu pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia di Jalan Langsat, RT 001/RW 16, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, ternyata residivis kasus serupa.
    Pelaku bernama Septian Adil Wicaksono (25), pernah terlibat kasus pengeroyokan yang mengakibatkan matinya seseorang di Pasar Koja Baru, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara pada 2017.
    Saat itu Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara menjatuhkan vonis pidana penjara selama 8 tahun untuk Septian.
    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dalam jumpa pers di Polsek Koja, Jakarta Utara, Kamis (7/9/2023), menyebut Adil baru keluar dari penjara lima bulan lalu..
    “Baru lima bulan yang lalu keluar (bebas dari penjara) atau menjalani masa hukuman,” ungkapnya.
    Pada kasus penganiayaan di Jalan Langsat, Koja, Adil bersama IC (21) dan TS (DPO) melakukan pembunuhan terhadap RA (27). Korban lain berinisial OST (21) mengalami kritis dan dilarikan ke rumah sakit.
    Sebelumnya diberitakan, tiga pelaku pembunuhan di Jalan Langsat, RT 001/RW 16, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu (6/9/2023),
    memiliki peran yang berbeda.

    Saat ini polisi telah menetapkan tersangka pada kasus pembunuhan tersebut, yakni IC (21) dan PA (25) yang telah tertangkap, serta pelaku TS masih diburu polisi.
    “Tersangka IC berperan sebagai yang memukul korban OST (21),” kata Gidion.

    Sementara, pelaku PA menikam kedua korban menggunakan senjata tajam jenis badik. Akibatnya, korban berinial RA (27) meninggal dan OST dilarikan ke rumah sakit.
    “Hasil otopsi bahwa yang meninggal dunia atas nama RA (27). Itu mengalami luka di paha yang mengenai pembuluh nadi besar. Jadi, kehabisan darah dan meninggal di TKP,” ujar Gidion.

    “Korban yang satu, OST, dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif dari dokter rumah sakit,” imbuhnya.

    Selanjutnya, kata Gideon, tersangka TS memukulkan botol kaca dan melempar bongkahan batu ke arah korban OST, serta memukul korban RA.
    saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku lainnya.
    “Identitas pelaku lainnya sudah kami kantongi, saat ini dalam pengejaran ya,” tegas Gideon

    ACN/RED