Tag: Sekolah

  • Perdana, Siswa SMA Yapis 1 Merauke Terima Makanan Bergizi

    Merauke – Kabarlagi.id. Suasana penuh semangat mewarnai SMA Yapis 1 Merauke saat siswa-siswi kelas X dan XI pertama kali menerima makanan bergizi gratis (MBG) yang disiapkan khusus untuk mereka. Kedatangan petugas SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi) disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Drs. Abubakar Abu dan dewan guru.

    Cempreng berisi makanan bergizi dibagikan langsung kepada para siswa. Sebelum menyantap, para guru memberikan pengarahan dan memimpin doa bersama, menambah khidmat suasana makan siang itu.

    “Semoga apa yang kita makan menjadi berkah dan menunjang teman-teman dalam proses pembelajaran agar tidak lemas dan tetap semangat” ujar salah seorang guru, memotivasi para siswa.

    Kepala SPPG, Aris Amelia, menjelaskan bahwa program MBG ini terdiri dari dua jenis, yaitu paket basah yang diberikan setiap hari Jumat, dan paket kering sebagai pengganti hari Sabtu yang umumnya libur.

    “Paket kering itu untuk hari Sabtu. Karena anak-anak libur, kita berikan di hari Jumat” jelas Aris.

    Paket kering sendiri berisi makanan seperti roti, telur, dan susu. Namun, Aris menekankan bahwa pihaknya akan melakukan survei dan menyesuaikan dengan ketersediaan produk lokal di Merauke.

    “Kita survei dulu karena ini dalam jumlah banyak. Kita cari supplier yang punya izin, agar produknya terjamin” ungkap Aris.

    Saat ini, program MBG telah menjangkau sejumlah titik di Merauke, dan akan terus bertambah seiring penambahan SPPG. Aris berharap program ini dapat meningkatkan kehadiran siswa di sekolah serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan kesehatan mereka.

    “Semoga anak-anak semakin rajin ke sekolah, dan dampak MBG ini betul-betul terasa bagi pertumbuhan mereka” harap Aris.

    Menanggapi adanya siswa yang mungkin memiliki fobia terhadap sayur, Aris mengakui bahwa ketidaksukaan terhadap sayur memang sering terjadi. Namun, ia menekankan pentingnya peran sekolah dan SPPG untuk terus memberikan edukasi tentang manfaat sayur bagi tubuh.

    “Kita harus bahu-membahu, mengingatkan anak-anak tentang baiknya sayur untuk tubuh dan pertumbuhan mereka,” tutur Aris.

    Program MBG ini bukan hanya sekadar memberikan makanan bergizi, tetapi juga memberdayakan UMKM dan petani lokal. Selain meningkatkan gizi, kesehatan, dan kecerdasan anak-anak usia sekolah, program ini juga bertujuan menekan angka stunting dan gizi buruk.

    Kebahagiaan terpancar dari wajah John, seorang siswa asli Papua di SMA Yapis 1, usai menyantap makanan bergizi tersebut.

    “Enak rasanya dan kenyang” ujarnya singkat, namun penuh makna. (Rizki)

  • Mahasiswa Sarjana Terapan Prodi Akuntansi SV IPB University Mengikuti Sertifikasi Teknisi Akuntansi Ahli

    Bogor – Kabarlagi.id. LSP Vokasi Sekolah Vokasi IPB University menggelar ujian sertifikasi kompetensi Skema Sertifikasi Teknisi Akuntansi Ahli (Level 6) untuk mahasiswa Sarjana Terapan Program Studi Akuntansi. Ujian ini diikuti oleh 164 mahasiswa dan dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Gedung Zeta dan Lab. Akuntansi Kampus Gunung Gede dan Cilibende, Sabtu (20/07/24).

    Mahasiswa SV IPB Prodi Akuntansi sedang melaksanakan ujian sertifikasi kompetensi (Sumber Foto: Istimewa)

    Peserta ujian sertifikasi kompetensi ini terdiri dari penerima hibah Program Sertikom Mahasiswa Vokasi dari Ditjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek tahun 2024 dan peserta mandiri. Uji sertifikasi ini bertujuan untuk menilai dan mengukur kemampuan teknis serta pengetahuan yang telah dipelajari selama masa studi, memastikan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan di bidang akuntansi.

    Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Vokasi IPB, Uding Sastrawan, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan sertifikasi kompetensi ini merupakan proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi. “Uji kompetensi ini mengacu pada standar kompetensi kerja nasional dan internasional, yang dituangkan dalam skema dan Materi Uji Kompetensi (MUK) sesuai dengan aturan dari BNSP,” ujarnya.

    Acara ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi dunia kerja. Sertifikasi kompetensi ini juga diakui oleh industri dan diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja. Ratih Pratiwi, S.E., M.Ak., Ketua Program Studi Akuntansi, menambahkan, “Skema Sertifikasi ini digunakan untuk memastikan kompetensi mahasiswa Program Studi Akuntansi Sekolah Vokasi IPB University dan sebagai acuan bagi LSP Vokasi dan Asesor Kompetensi dalam melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi Ahli (Level 6).”

    Semangat dan antusias mahasiswa sarjana terapan Prodi Akuntansi SV IPB (Sumber Foto: Istimewa)

    “Kami sangat berharap bahwa melalui uji sertifikasi Skema Sertifikasi Teknisi Akuntansi Ahli (Level 6), yang merupakan skema sertifikasi okupasi nasional, para mahasiswa dapat menunjukkan kompetensi mereka dan siap untuk berkontribusi secara profesional di bidang akuntansi,” tambah Ratih Pratiwi. “Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan yang terbaik bagi mahasiswa kami.” (pacex)