Menu ✖

Mode Gelap
Renee Partina Jadi Sorotan Media, Hadiri Perayaan Ulang Tahun Sahabat di Kebayoran Baru Kebuntingan Sapi Program IB TEP IPB di Semangga Tembus 70 Persen Halaqah Pemuda NU Dorong SDM Unggul di Merauke Tampil Sebagai Pembicara Sharing Session Karhutla, Prof. Adib Tegaskan Model “Sains Satelit x Kedaulatan Tapak”

News · 25 Apr 2026 18:00 WIT ·

Silaturahmi Budaya IKB dan Budayantara: Bahas Kolaborasi Menuju Milad ke-25 yang Global


					Silaturahmi Budaya IKB dan Budayantara: Bahas Kolaborasi Menuju Milad ke-25 yang Global Perbesar

Jakarta — Kabarlagi.id Suasana hangat penuh keakraban terasa dalam kegiatan silaturahmi budaya yang digelar oleh Ikatan Keluarga Besar Betawi (IKB) se-Jabodetabek bersama Budayantara Network. Pertemuan yang berlangsung di wilayah Srengseng, Jakarta Barat, pada Sabtu (24/4/2026) malam ini menjadi momentum penting dalam merancang perayaan Milad ke-25 IKB yang lebih besar dan berdaya gaung luas.

Diskusi santai tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum IKB, H. Jayadih, HR, SE, yang menekankan pentingnya kolaborasi seni dan budaya sebagai kekuatan utama dalam memperkuat identitas Betawi di tengah dinamika global. Ia menyampaikan bahwa perayaan Milad ke-25 IKB diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga panggung ekspresi budaya Betawi yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin Milad ke-25 ini dibungkus dengan kekuatan lokal Betawi, namun memiliki daya jangkau global. Ini menjadi refleksi bahwa masyarakat Betawi hari ini adalah bagian dari Jakarta sebagai rumah besar budaya Nusantara,” ujar H. Jayadih.

Dalam kesempatan tersebut, Budayantara Network yang diwakili oleh founder-nya, Masdjo Arifin, menyambut positif gagasan kolaborasi tersebut. Ia menilai bahwa momentum Milad ke-25 IKB sangat tepat untuk disinergikan dengan konsep Budayantara Festival 2026.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi peluang besar untuk menghadirkan festival budaya Nusantara yang spektakuler. Dengan menggabungkan kekuatan Betawi dan jejaring budaya Nusantara, kita bisa menciptakan pagelaran seni yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna,” ungkap Masdjo.

Rencana kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pertunjukan seni budaya yang lebih inklusif, mempertemukan berbagai elemen budaya Nusantara dalam satu panggung besar, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat pertemuan budaya dari seluruh penjuru Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai namun produktif ini menjadi langkah awal menuju perhelatan budaya yang lebih besar, dengan harapan mampu menarik perhatian masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.(Djo)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

31 Oktober 2026 - 11:17 WIT

Kebuntingan Sapi Program IB TEP IPB di Semangga Tembus 70 Persen

30 Oktober 2026 - 21:25 WIT

Tim 17 Ekspedisi Patriot IPB di Distrik Semangga

Halaqah Pemuda NU Dorong SDM Unggul di Merauke

30 Oktober 2026 - 21:16 WIT

Tampil Sebagai Pembicara Sharing Session Karhutla, Prof. Adib Tegaskan Model “Sains Satelit x Kedaulatan Tapak”

30 Oktober 2026 - 13:03 WIT

DIY Dorong Sinergi Koperasi, MBG, dan Kampung Nelayan untuk Perkuat Ekonomi Lokal

30 Oktober 2026 - 11:28 WIT

HSI: KDMP dan KNMP Berpotensi Besar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

30 Oktober 2026 - 01:06 WIT

Trending di News