Bogor – Kabarlagi.id. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IPB University resmi memulai estafet kepemimpinan baru setelah melantik pengurus masa khidmat 2026–2027. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar bersamaan dengan momentum halal bihalal lintas generasi pada Minggu, (12/04/2026). Langkah awal tersebut menandai kesiapan para kader untuk membawa organisasi lebih progresif di lingkungan kampus pertanian tersebut.
Prosesi pelantikan tersebut secara resmi mengukuhkan Tegar Satrio Yuliawan sebagai Ketua Komisariat PMII IPB University ke-6 didampingi Wakil Ketua I, Anif Hakim. Untuk menjalankan roda organisasi selama satu tahun ke depan, Tegar didampingi oleh Rifki Fahrezi sebagai Sekretaris Umum dan Naili Rahmatul Fikri sebagai Bendahara Umum. Formasi kepemimpinan inti ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam setiap lini pergerakan mahasiswa.
Selain jajaran pengurus inti, struktur kepemimpinan diperkuat oleh beberapa wakil ketua yang membidangi sektor strategis. Mohammad Arif Hakim dipercaya mengawal Bidang Internal, sementara Muhammad Tunjung Nazhir memimpin Bidang Eksternal, dan Ahmad Galany Syadidan Al-Jaisy didapuk sebagai Wakil Ketua Bidang Keagamaan. Langkah taktis ini juga diikuti oleh pengukuhan Badan Semi Otonom Korps PMII Puteri (KOPRI) Komisariat IPB University yang kini dinakhodai oleh Lucky Safitri, dibantu Fazra Danish Ara selaku Sekretaris, dan Khairunnisa Fathiyah Rahayu sebagai Bendahara.
Keberlangsungan roda organisasi ini tidak lepas dari bimbingan para senior. Kepengurusan baru ini berada di bawah naungan Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom) yang dipimpin oleh Ir. KH. Ismatul Hakim, M.Sc. Kehadiran tokoh-tokoh akademis dan praktisi seperti Dr. Abdul Azis, M.Si., Dr. Muhammad Zahrul Muttaqin, Dr. Alfian Helmi, S.KPm., M.Sc., Siti Prihatin, S.Hut., Fitri Hasanah, S.TP., M.Si., Faridh Almuhayat Uhib Hamdani, S.Hut., M.Si., H. Muhammad Romli, A.Md., hingga Khotijah, S.T., M.T., memperkuat barisan penasihat. Mereka diharapkan konsisten memberikan pendampingan serta arahan strategis di sepanjang masa bakti kepengurusan ini.
Tegar Satrio Yuliawan menegaskan bahwa amanah besar ini bukanlah beban tunggal, melainkan tanggung jawab kolektif yang harus dipikul bersama seluruh kader. Dalam pidato perdananya, ia menyerukan pentingnya adaptabilitas organisasi di tengah dinamika zaman yang terus berubah cepat. PMII IPB University harus terus bergerak maju dengan karakter yang inklusif serta progresif demi memberikan dampak nyata, baik bagi civitas akademika maupun masyarakat luas.
“Kepengurusan ini bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga bagaimana kita mampu menjaga nilai-nilai pergerakan, memperkuat kaderisasi, dan menghadirkan PMII sebagai organisasi yang relevan dengan perkembangan zaman, ” ujar Tegar.
Nuansa hangat begitu terasa saat acara berlanjut ke sesi halal bihalal. Agenda ini tidak sekadar menjadi pelengkap seremonial, melainkan ruang temu hangat yang mempertemukan pengurus baru, kader aktif, alumni, hingga jajaran Mabinkom. Di tengah suasana kekeluargaan tersebut, para hadirin saling memaafkan sekaligus merajut kembali komitmen bersama demi masa depan organisasi yang lebih solid.
Berbekal kepengurusan baru, PMII IPB University meneguhkan komitmennya untuk berfokus pada peningkatan kualitas intelektual kader, penguatan sistem kaderisasi, dan perluasan kemitraan strategis. Dengan mengusung semangat luhur”Wallahul Muwaffieq Ilaa Aqwamith Tharieq”, segenap pengurus optimistis mampu membawa organisasi ini melangkah lebih mantap, berdaya saing tinggi, dan senantiasa relevan di kancah kampus perjuangan. (Rizki)




