Merauke – Kabarlagi.id. Deru mesin seratus sepeda motor memecah keheningan saat Wakil Bupati Merauke, Dr. Fauzun Nihayah, S.HI., M.H., mengibarkan bendera start pada Sabtu, (15/8/26). Pelepasan rombongan Touring Merah Putih Merajut Nusantara ini menandai dimulainya ekspedisi darat melintasi jalur Trans Papua menuju Kabupaten Boven Digoel dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Iring-iringan tersebut melibatkan 100 unit sepeda motor dan empat kendaraan roda empat sebagai tim operasional. Sebanyak 130 peserta asal Merauke menempuh rute pergi-pulang sejauh kurang lebih 800 kilometer selama tiga hari perjalanan.

Ketua Komunitas Otomotif, Randika, menuturkan bahwa perjalanan ini membawa misi menyebarkan semangat kemerdekaan sekaligus melihat langsung kemajuan infrastruktur jalan di Papua Selatan.

“Setiap peserta membawa bukan sekadar bendera merah putih, tetapi semangat merah putih untuk disebarkan di sepanjang Jalan Trans Papua. Di tahun-tahun sebelumnya Jalan Trans Papua itu luar biasa susahnya, dan di tahun ini kita bisa merasakan betapa nikmatnya aspal berwarna hitam. Kalau mau ke Boven Digoel aman, Jalan Trans Papua nyaman, dan kita bisa lebih mudah mengakses karena pemerintah sudah menyiapkan semuanya,” kata Randika.

Selain konvoi kendaraan, rombongan juga membawa Bendera Raksasa Nusantara berukuran 81 x 8 meter. Lembaran kain tersebut dirajut dari gabungan sumbangan berbagai daerah, mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Selatan yang seluruhnya dijahit di Merauke.

“Benderanya kita rencana bentangkan pada saat setelah upacara bersama dengan peserta upacara dan masyarakat Kabupaten Boven Digoel,” ujar Randika.

Pemerintah Kabupaten Merauke memberi apresiasi penuh atas inisiatif komunitas otomotif tersebut. Fauzun Nihayah mengingatkan para pengendara agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan menjaga kekompakan selama menempuh medan antarkabupaten.

“Atas nama pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi kegiatan Touring Merah Putih Merajut Nusantara ini. Tentu harapan kita adalah tertib di jalan dan juga saling membantu satu sama lain ketika ada hal-hal yang memang perlu pertolongan. Semoga semua bisa berjalan dengan baik, lancar, dan sampai pulang kita semua selamat dalam keadaan sehat,” ungkap Fauzun.

Fauzun juga berpesan agar momentum peringatan kemerdekaan ini diresapi secara nyata oleh para pemuda melalui tindakan positif dan kepedulian terhadap keutuhan bangsa.

“Harapannya adalah bagaimana mereka tidak hanya sekadar touring saja, tetapi nilai-nilai dari kemerdekaan bisa betul-betul dimaknai dengan baik. Bahwa hari ini kita meraih kemerdekaan tidak harus melalui perang dengan senjata, tapi bagaimana menjaga kemerdekaan ini dengan baik,” tuturnya.

Rombongan kini melaju menyusuri bentang aspal Trans Papua, membawa Bendera persatuan menuju Boven Digoel (Rizki)