Jakarta — Kabarlagi.id Ketua Umum Laskar Merah Putih (LMP), H.M. Arsyad Cannu, angkat bicara terkait pernyataan Feri Amsari yang dinilainya tidak didukung data valid dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (8/4/2026), Arsyad menegaskan bahwa pernyataan yang tidak berbasis data justru dapat mengaburkan capaian penting yang telah diraih dalam sektor pangan nasional.
“Pernyataan seperti itu berisiko menyesatkan opini publik dan mengabaikan kerja keras berbagai pihak yang selama ini berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.
Menurut Arsyad, keberhasilan menuju swasembada pangan bukanlah hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari kolaborasi antara petani, pemerintah, serta berbagai elemen pendukung lainnya. Ia menilai narasi yang berkembang di ruang publik harus tetap mengedepankan akurasi dan keseimbangan informasi.
Lebih lanjut, para pemangku kepentingan di sektor pertanian juga menegaskan pentingnya menjaga objektivitas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Mereka mengingatkan bahwa penyampaian data yang tidak utuh atau tidak akurat dapat memicu disinformasi dan mengganggu kepercayaan publik terhadap sektor strategis tersebut.
“Ketahanan dan kemandirian pangan adalah isu vital. Karena itu, semua pihak diharapkan dapat menyampaikan informasi secara objektif, berimbang, dan berbasis data,” tambahnya.
Arsyad pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi dan pengamat, untuk bersama-sama menjaga ruang publik dari informasi yang tidak terverifikasi, demi mendukung kemajuan sektor pangan nasional yang berkelanjutan.


