Jakarta – Kabarlagi.id Gus Rofi’i adalah Ketua Umum Barisan Kesatria Nusantara (BKN) menyampaikan pernyataan tegas kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait memanasnya konflik antara Iran dan Israel yang dinilai semakin mengancam stabilitas dan perdamaian dunia.
Dalam keterangannya,di Jakarta.Mimggu (8/3/2026).Gus Rofi’i menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim tidak boleh hanya menjadi penonton atas konflik kemanusiaan yang terjadi di Timur Tengah. Ia meminta Presiden Prabowo mengambil langkah nyata dan tegas melalui jalur diplomasi internasional.
“Perdamaian dan kemanusiaan adalah misi bersama dunia. Indonesia tidak boleh hanya fokus pada satu konflik saja, tetapi juga harus bersuara untuk perdamaian global,” tegas Gus Rofi’i ,Board of Peace bukan Board of War.
Ia juga mendorong Presiden Prabowo untuk memanfaatkan posisi Indonesia sebagai negara besar di dunia Islam dengan menginisiasi langkah diplomatik, salah satunya dengan menyurati Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, agar berperan aktif dalam menghentikan peperangan yang terjadi.

Menurut Gus Rofi’i, langkah tersebut akan menjadi bukti bahwa Indonesia benar-benar berkomitmen terhadap misi perdamaian dunia dan kemanusiaan. Ia menilai diplomasi yang kuat dari Indonesia dapat memberikan tekanan moral kepada para pemimpin dunia agar segera menghentikan konflik yang menimbulkan banyak korban.
“Jika Indonesia berani bersurat secara resmi dan menyerukan penghentian perang, itu akan menjadi pesan kuat kepada dunia bahwa negara kita berdiri di garis depan untuk perdamaian,” ujarnya.
Gus Rofi’i juga menegaskan bahwa masyarakat Indonesia menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo untuk menunjukkan kepemimpinan global dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, dialog, dan perdamaian dunia.
Ia berharap langkah diplomasi yang tegas dari pemerintah Indonesia dapat menjadi bagian dari upaya internasional dalam meredakan ketegangan dan menciptakan stabilitas global yang lebih damai.**

