Goverment News

Morry Ermond Jadi Sorotan, Pemerintah Tegaskan Prosedur Resmi Telah Dijalankan

Jakarta – Kabarlagi.id. Penunjukan AKBP Morry Ermond sebagai Komisaris Utama PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero), kini menjadi pusat perhatian. Sorotan ini dilatarbelakangi oleh status Morry sebagai perwira menengah Polri yang memasuki dunia korporasi strategis. Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini telah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh undang-undang.

Pemerintah merespons cepat isu ini dengan klarifikasi penting bahwa penunjukan pejabat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah kewenangan konstitusional Presiden.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan, “Setiap kebijakan diambil berdasarkan aturan hukum yang berlaku. Pemerintah selalu mengedepankan kepentingan terbaik dalam memperkuat tata kelola perusahaan negara,” ungkap Meutya Hafid pada satu kesempatan.

Penunjukan sipil di posisi puncak BUMN sering kali mengundang debat. Namun, pemerintah menilai langkah ini adalah bagian dari strategi memperkuat pengawasan korporatif berdasarkan integritas dan rekam jejak individu. Sejalan dengan itu, Dewan Komisaris Pertamina EP memberikan konfirmasi bahwa seluruh proses pengangkatan telah sesuai mekanisme.

“Negara tetap berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Semua tahapan telah sesuai hukum dan mekanisme yang ditetapkan,” tegas salah satu pejabat dewan komisaris pada Jumat (12/12/2025).

Dengan formasi baru ini, harapan pemerintah adalah agar Pertamina EP terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional. Beberapa sumber internal menyatakan bahwa Morry Ermond telah membawa pengaruh positif pada transformasi tata kelola perusahaan, terutama dalam meningkatkan komunikasi dan pengawasan.

Komentar positif datang pula dari analis intelijen dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro. Ia menilai bahwa kritikan seputar penunjukan Morry tidak beralasan karena yang bersangkutan telah tidak aktif dalam struktur Polri.

“Evaluasi adalah hak publik, namun harus berbasis data yang utuh,” katanya, mengingatkan agar kritik tidak sekadar aksi simbolis.

Sementara itu, situasi di sekitar kantor Pertamina EP terpantau kondusif menjelang rencana aksi unjuk rasa. Aparat keamanan terus bersiaga untuk memastikan jalannya aktivitas perusahaan tetap normal. (Rizki) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version