Goverment News

Ratusan Koperasi Merah Putih Merauke Resmi Kantongi Akta Legalitas

Merauke – Kabarlagi.id. Sebanyak 123 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Merauke telah mengantongi akta pendirian, dari total 190 koperasi yang dibentuk. Namun, baru satu koperasi yang dilaporkan telah beroperasi penuh, memicu pertanyaan tentang efektivitas program ini.

Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Merauke, menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses operasionalisasi dengan dukungan pendampingan khusus dari Kementerian Koperasi.

Kepala Dinas Perindagkop Merauke, Eric Rumlus, menyampaikan perkembangan tersebut saat ditemui di Merauke, Senin (17/01/2026). 

“Koperasi Merah Putih kita yang sudah berakta berjumlah 123 koperasi,” tegas Rumlus, merinci bahwa sisanya sedang dalam proses legalisasi.

Menurut Rumlus, Kementerian Koperasi telah menyiapkan dua jenis pendamping untuk Koperasi Merah Putih: Business Assistant (BA) dan pendamping koperasi. 

Tiga orang pendamping koperasi akan ditempatkan di distrik-distrik, sedangkan Business Assistant bertugas sebagai jembatan penghubung antara Koperasi Merah Putih dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perbankan dan dinas terkait. 

“Jadi mereka yang akan menjadi fasilitator,” ujarnya.

Meskipun pengawasan akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, peningkatan sumber daya manusia (SDM) koperasi akan menjadi ranah pemerintah provinsi hingga anggaran tahun 2025, melalui Kementerian Koperasi. 

“Jadi batasnya sampai di Provinsi. Jadi Provinsi yang melakukan kegiatan tersebut,” jelas Rumlus.

Dari 123 koperasi yang telah berakta, hanya satu yang telah diresmikan dan beroperasi. Sementara itu, 14 koperasi lainnya sedang dalam tahap persiapan pembangunan gedung. 

Proses pembangunan ini mendapatkan dukungan langsung dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya Babinsa di tingkat kampung, yang akan bertindak sebagai koordinator. 

“Yang sudah dibangun saat ini, mulai dibangun itu sudah di Semangga. Di Kampung Semangga Satu itu sudah mulai dibangun oleh teman-teman,” pungkas Rumlus.

Rumlus mengakui bahwa upaya untuk mengoperasikan seluruh Koperasi Merah Putih membutuhkan kerja keras.

“Memang kita butuh effort, Bapak Ibu, untuk Koperasi Merah Putih,” tambahnya. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version