Merauke – Kabarlagi.id. Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi memulai tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui forum konsultasi publik. Agenda strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan program pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga empat kabupaten di wilayah tersebut agar berjalan selaras dan tepat sasaran.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini berlangsung di Bell Hotel Merauke, Selasa (7/4/2026). Dalam forum tersebut, pemerintah mengusung tema besar yakni percepatan dan pemerataan akses kualitas layanan dasar serta pemberdayaan ekonomi lokal berbasis masyarakat adat.
Asisten I Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Joko Guritno, yang hadir mewakili Gubernur Apolo Safanpo, menegaskan bahwa sinkronisasi kebijakan adalah tantangan utama bagi provinsi baru. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk memastikan setiap usulan program berakar pada kondisi faktual di lapangan.
“Proses sinkronisasi, harmonisasi, dan integrasi perencanaan pembangunan merupakan tantangan sekaligus kebutuhan penting dalam memastikan keterpaduan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten,” ujar Guritno saat memberikan sambutan.
Ada empat poin fundamental yang menjadi fokus dalam konsultasi publik kali ini. Pertama, penyelarasan kebijakan pembangunan dengan pusat. Kedua, evaluasi kinerja RKPD Tahun 2025. Ketiga, penetapan indikator utama pembangunan daerah, dan terakhir adalah sinkronisasi aspirasi masyarakat ke dalam perencanaan formal.
Guritno berharap forum ini tidak hanya menghasilkan dokumen tertulis di atas kertas, tetapi melahirkan kebijakan solutif yang dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga Papua Selatan. Mengingat statusnya sebagai provinsi baru, koordinasi antara pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menjawab peluang dan tantangan pembangunan.
“Setiap program dan kebijakan yang dirumuskan tidak hanya menjadi dokumen tertulis, tetapi benar-benar dilaksanakan dan bermanfaat nyata,” tegasnya menambahkan.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Direktorat Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Kemendagri RI. Selain itu, hadir pula jajaran anggota DPRP Papua Selatan, para bupati serta sekretaris daerah dari Kabupaten Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel, hingga tokoh lintas sektor yang memberikan masukan untuk keberlanjutan pembangunan daerah. (Rizki)

