News

SDIT Permata Bunda Merauke Rajut Silaturahmi Bersama Mitra dan Media Lewat Halalbihalal

Merauke – Kabarlagi.id. Yayasan Papua Adil Mandiri bersama SD Islam Terpadu (SDIT) Permata Bunda menggelar halalbihalal dan silaturahmi dengan komite sekolah, dewan guru, mitra pendidikan dan rekan media di Merauke, Kamis (2/4/2026). Agenda ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan karakter siswa dan keberlanjutan institusi.

Kepala Sekolah SDIT Permata Bunda, Alif Friendy Kurniawan S.Pd. menyatakan momentum ini menjadi langkah strategis membangun ekosistem pendidikan yang solid.

“Bagaimanapun sehebat apa pun sekolah, ketika hubungan kemitraan dengan lembaga itu kurang, itu juga akan kurang bisa bertahan secara keberadaannya di Merauke dan secara umum di Papua Selatan,” tegasnya.

Pertemuan dihadiri sejumlah mitra strategis, antara lain Manajer BMT Bina Insan Sejahtera Ali Mustofa S.E., perwakilan media Merauke, inisiator Montessori Merauke Aulia Anisabili, serta perwakilan BNI dan ZIS Indosat. Kerja sama dengan ZIS Indosat telah menghasilkan program bantuan keluarga dan buka puasa bersama selama Ramadhan, dengan rencana ekspansi program hingga Idul Qurban.

Fokus pendidikan SDIT Permata Bunda bertumpu pada dua pilar yakni penguatan karakter dan literasi Al-Qur’an. Sekolah merancang aktivitas rutin bulanan, baik indoor maupun outdoor, yang membutuhkan dukungan sumber daya dan kemitraan berkelanjutan.

“Ketika bicara karakter tidak hanya di dalam indoor, tapi outdoor justru harus dibutuhkan sehingga kegiatan-kegiatannya hampir setiap bulan selalu ada,” ujar Alif.

Beberapa agenda terdekat sekolah meliputi Uji Publik kemampuan baca Al-Qur’an untuk 31 siswa pada akhir April, serta program Sekolah Orang Tua bersama dr. Umina Sp.KJ dari RSUD Merauke dan Aulia Anisabili yang membahas kesehatan mental serta stimulasi perkembangan anak.

Terkait Penerimaan Siswa Baru gelombang kedua, sekolah membuka kuota terbatas untuk 13 orang guna melengkapi dua kelas. Pendaftaran dibuka hingga akhir April sebelum memasuki tahap observasi pada bulan Mei mendatang.

Sementara itu Pengawas Binaan Wilayah 02 Merauke, Johana Maria Jamlai S.Pd. menilai SDIT Permata Bunda menunjukkan peningkatan signifikan hingga meraih akreditasi B. Ia mendorong sekolah terus melengkapi administrasi, sarana prasarana, dan meningkatkan kompetensi guru sesuai Kurikulum Merdeka.

“Guru yang mengajar Agama atau Al-Qur’an, saya juga sarankan bahwa berikan yang terbaik kepada anak-anak khususnya doa-doa, bukan diajarkan Bahasa Arab saja tapi kasih pengertiannya dalam Bahasa Indonesia sehingga mereka tahu makna yang dibaca,” saran Johana.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan makan bersama. Para pihak sepakat melanjutkan sinergi untuk memajukan pendidikan Islam terpadu di tanah Papua Selatan. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version