Merauke – Kabarlagi.id. Menyambut fajar bulan suci Ramadan, Anggota DPD RI daerah pemilihan Papua Selatan, H. Gus Adib Fuad, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar Kerukunan Karesidenan Pati (K3P) Merauke. Bertempat di Rumah Aspirasi, Senin (02/03/2026), acara ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus mempererat ikatan persaudaraan warga perantauan di ujung timur Indonesia.
Gus Adib, yang hadir bersama Dr. Fauzun Nihayah, S.H.I., M.H., membuka tausiyahnya dengan gaya yang segar namun sarat makna. Ia mengajak untuk selalu memohon ampunan Allah dan menjaga sikap tawakal di tengah hiruk-pikuk urusan duniawi.
Melalui perumpamaan humoris, Gus Adib menyentil fenomena manusia modern yang sering terjebak stres. Ia berkaca pada “orang gila” yang hidup tanpa beban, tetap bisa makan, dan tidur nyenyak meski tanpa kemewahan. Sindiran ini ditujukan bagi mereka yang terlalu mengkhawatirkan penyakit akibat beban pikiran, seperti kolesterol dan darah tinggi, karena terlalu memikirkan urusan dunia secara berlebihan.
“Segala kondisi di dunia ini adalah ujian yang merata. Si kaya diuji, si miskin diuji, yang tampan diuji, yang jelek pun tetap diuji,” tegas Gus Adib Fuad di Rumah Aspirasi, Merauke, Senin (02/03/2026).
Ia menekankan bahwa inti dari ujian tersebut adalah melihat konsistensi ibadah seseorang, terutama dalam menjaga salat dan puasa sebagai kunci menuju surga.
Suasana haru menyelimuti lokasi saat Gus Adib menyerahkan bingkisan sembako dan santunan kepada anak-anak untuk memotivasi mereka dalam berpuasa. Tak hanya itu, bantuan tunai sebesar Rp5 juta juga diserahkan kepada Bendahara K3P, Sri Kristanti, guna mendukung kas organisasi.
Ketua Kerukunan Karesidenan Pati (K3P) Merauke, Sertu Agus Sulistiyo, mengungkapkan rasa syukur atas undangan rutin yang diberikan oleh Gus Adib dan Ibu Fauzun Nihayah. Menurutnya, kehadiran hampir 100 kepala keluarga dalam acara ini membuktikan soliditas warga Pati di Merauke.
“Alhamdulillah, ini bukan pertama kalinya kami diundang. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami warga K3P bisa berkumpul di kediaman beliau menjelang Ramadan,” tutur Sertu Agus Sulistiyo, Senin (02/03/2026).
Menatap agenda ke depan, Agus menjelaskan bahwa bantuan yang diterima akan dialokasikan untuk aksi sosial, termasuk pembagian takjil dalam waktu dekat. Ia juga merencanakan program jangka panjang seperti khitanan massal dan pengobatan gratis yang menyasar seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.
“Kami ingin menjalin hubungan yang bermanfaat bagi masyarakat umum, menjaga toleransi, keamanan, dan tetap menghargai adat istiadat budaya di sini,” pungkasnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang hangat dan buka puasa serta sesi foto bersama. (Rizki)

