Merauke – Kabarlagi.id. Langkah taktis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di ujung timur Indonesia mulai diekspansi. Pemerintah Provinsi Papua Selatan kini membidik sinergi lintas wilayah untuk memperluas cakupan program pelatihan intensif 1.000 Sarjana Bootcamp, sebuah inisiatif pendidikan yang sebelumnya sukses dijalankan secara mandiri oleh Kabupaten Mappi.
Rencana perluasan program penguatan kompetensi akademik dan soft skill bagi mahasiswa Universitas Musamus tersebut bukan tanpa alasan. Keberhasilan angkatan pertama asal Mappi dinilai menjadi tolok ukur ideal bagi pemerataan akses pendidikan tinggi di wilayah otonomi baru ini. Konsolidasi antara pemerintah provinsi dan perguruan tinggi pun mulai dikerucutkan dalam agenda penutupan masa pelatihan.
“Kita patut memanjatkan puji syukur atas sejarah yang sudah digariskan atau sudah ditulis oleh Bupati Mappi,” ungkap Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu di Aula PKM Musamus Merauke, Jumat, (27/02/2026).
Keberhasilan program rintisan Bupati Mappi, Kristosimus Yohanes Agawemu, menjadi bukti nyata investasi jangka panjang daerah terhadap generasinya. Ferdinandus memandang inisiatif tersebut sebagai wujud nyata perlakukan khusus di era otonomi daerah yang patut dicontoh. Oleh karena itu, pemerintah provinsi kini secara aktif mendorong Kabupaten Merauke, Boven Digoel, dan Asmat untuk mengadopsi format serupa demi menciptakan generasi sarjana unggul.
Langkah birokrasi pun langsung diambil guna memastikan program ini tidak berhenti pada satu angkatan saja.
“Saya sudah kontak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan terkait program ini,” tegas Ferdinandus di tempat yang sama.
Sementara itu, tantangan riil justru kini berada di pundak para peserta pelatihan. Sorotan khusus diarahkan kepada 11 mahasiswa berprestasi yang berhasil merampungkan tahapan bootcamp dengan nilai terbaik. Ferdinandus mengingatkan bahwa privilese pendidikan ini memiliki batas waktu yang sempit. Menuntaskan studi secara disiplin adalah cara terbaik membalas investasi besar yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
Pesan mendalam itu menjadi penutup rangkaian pembekalan bagi para calon intelektual muda asal Papua Selatan tersebut.
“Kalian datang dari Mappi ke Merauke walaupun dekat harus berjuang supaya kembali menjadi orang yang sukses,” tutur Ferdinandus menutup arahannya kepada para mahasiswa. (Rizki).

