Goverment News

Wagub Paskalis Jalin Safari Ramadan Sampaikan Tiga Pesan Untuk Santri Songsong Indonesia Emas

Merauke – KLIK TERNAK. Suasana kekeluargaan mewarnai pelataran Masjid Baetol Munawaroh saat Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menyambangi para santri dalam agenda Safari Ramadan. Kunjungan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Al-Munawaroh Merauke pada Selasa (10/03/2026) ini tidak sekadar rutinitas birokrasi, melainkan menjadi ruang strategis untuk menanamkan tiga fondasi spiritual penting bagi generasi muda.

Ruangan masjid seketika khidmat ketika orang nomor dua di Papua Selatan tersebut mulai menjabarkan esensi ibadah di bulan suci. Paskalis menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum penempaan diri yang konkret. Fondasi pertama, puasa wajib diposisikan sebagai instrumen mutlak untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menjauhi segala larangan Sang Pencipta.

“Sarana ibadah ini kita jadikan sebagai sarana bertaqwa kepada Allah SWT,” ungkap Paskalis Imadawa di Ponpes DDI Al-Munawaroh Merauke, Selasa, (10/03/2026).

Sementara itu, menahan dahaga dan lapar hanyalah lapisan luar dari ibadah ini. Pada pilar kedua, Paskalis menyoroti pentingnya pengendalian hawa nafsu yang bersifat duniawi dan berpotensi memunculkan dosa. Di sisi lain, memasuki poin ketiga, ibadah puasa menuntut wujud nyata dari sebuah kepedulian sosial. Rasa empati, kemauan untuk berbagi kasih, serta membuang ego pribadi saat melihat orang yang hidup dalam kesusahan harus tumbuh secara alami.

“Kita membangun sifat empati kita kepada orang lain, tidak boleh merasa ego dengan orang lain,” tutur Paskalis.

Pesan-pesan moral tersebut rupanya membawa visi jangka panjang yang jauh lebih besar. Wagub melihat lembaga pendidikan agama memiliki andil vital dalam mencetak karakter tangguh para penerus bangsa. Melalui pembentukan budi pekerti dan ketaqwaan yang kuat sejak dini, para santri secara tidak langsung tengah disiapkan untuk menjadi aktor utama saat negara memasuki era Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang.

Ia pun mengimbau para orang tua agar tidak ragu mempercayakan pendidikan anak-anak mereka ke pondok pesantren. Pendekatan spiritual yang konsisten diyakini mampu menjadi kompas yang mengarahkan anak pada jalan kehidupan yang baik.

Menegaskan kembali nilai empati yang telah ia gaungkan sebelumnya, rangkaian Safari Ramadan sore itu ditutup dengan sebuah aksi nyata. Wagub menyerahkan langsung bantuan bahan pokok secara simbolis kepada perwakilan santri yang hadir untuk mendukung kebutuhan harian mereka selama menjalani ibadah puasa. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version