Merauke – Kabarlagi.id. Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
(Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, meresmikan instalasi lampu penerangan jalan
di Kampung Torai, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu
(22/4/2026). Peresmian ini menandai langkah nyata pemerintah dalam menyentuh
kebutuhan dasar warga di pelosok.
“Hari ini kita tidak sekedar menyalakan lampu jalan tetapi kita sedang
menyalakan sebuah harapan besar,” ujar Wamendes Ahmad di sela-sela sambutannya.
Ia menegaskan bahwa meski terlihat sederhana, fasilitas penerangan memiliki
dampak signifikan bagi keamanan dan ekonomi warga. Dengan kondisi jalan yang
terang, masyarakat dapat beraktivitas lebih leluasa, pedagang kecil mampu
berjualan lebih lama, serta rasa aman bagi warga yang sakit atau anak-anak yang
beraktivitas di malam hari dapat terjamin.
“Artinya, ini bukan soal lampu, melainkan ini soal kualitas hidup, ini harapan
kita bersama yang lebih baik,” tegasnya.
Riza mengakui bahwa Papua Selatan memiliki potensi besar namun masih dihadapkan
pada tantangan infrastruktur dan pemerataan pembangunan. Ia berkomitmen membawa
aspirasi tersebut ke tingkat kementerian hingga ke meja Presiden Prabowo
Subianto guna memastikan perhatian terhadap sektor kesehatan dan pendidikan di
wilayah tersebut terus berlanjut.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen memastikan pembangunan tidak hanya
terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi menjangkau hingga pelosok kampung.
Namun, ia mewanti-wanti agar program ini tidak sekadar seremonial. Ia menekankan
pentingnya perawatan berkelanjutan, pelibatan masyarakat dalam menjaga aset,
serta pengelolaan yang didukung anggaran dan SDM yang mumpuni.
“Ini bukan hanya milik pemerintah, tapi ini milik kita semua,” ungkapnya.
Riza berharap pemerintah daerah dapat terus memetakan wilayah yang masih minim
penerangan untuk diprioritaskan. Baginya, pembangunan yang sukses bukan sekadar
proyek besar yang megah, melainkan kehadiran yang dirasakan langsung oleh
masyarakat dalam keseharian mereka.
“Kita ingin pembangunan yang terasa, bukan sekedar terlihat,” pungkasnya.
(Rizki)


