Berkabar Untuk Indonesia Jl. Kramat Lontar No.H. 92, RT.6/RW.7, Kramat, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10450

Menu Utama

Buka Kongres Dosen Asli Papua Selatan Apolo Safanpo Desak Akademisi Fokus Lakukan Riset

PenulisRizki Saputra
Dipublikasikan

Merauke – Kabarlagi.id. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mendesak para akademisi asli daerah setempat untuk tidak sekadar terjun ke dunia birokrasi dan politik. Ia meminta tenaga pengajar perguruan tinggi mengambil peran utama sebagai periset saat membuka Kongres perdana Ikatan Dosen Asli Papua Selatan pada Senin (15/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Merauke ini mengusung tema penguatan peran dosen lokal dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menyoroti langkah strategis tersebut, kepala daerah ini menyambut baik konsolidasi yang dibangun oleh para akademisi demi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di wilayahnya.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiasi yang sudah dilakukan oleh adik-adik dosen,” kata Apolo di sela-sela sambutannya.

Ia menjabarkan bahwa secara fundamental terdapat perbedaan esensial antara profesi guru dan dosen. Jika guru berfokus mengajar, dosen memikul tanggung jawab lebih luas yang mencakup tiga pilar utama yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Itu yang membedakan dosen dari guru. Kalau guru itu tenaga pendidik, kalau dosen ilmuan yang punya tugas mengembangkan ilmu, cara mengembangkannya bagimana, dia harus melakukan riset,” kata dia.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (16/6/2026) ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang evaluasi semata. Forum ini didorong mampu merumuskan program kerja konkret sekaligus memperkuat struktur kelembagaan demi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah otonomi baru tersebut.

“Melalui kongres ini juga mungkin akan memilih pengurus yang baru. Semoga seluruh kegiatan berjalan dengan aman,lancar, tertib dan sukses,” harap dia.

Sebagai wujud nyata dukungan terhadap penguatan kapasitas keilmuan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menunjukkan komitmennya secara finansial. Di penghujung arahannya, Gubernur Apolo memastikan pihaknya memberikan bantuan dana senilai Rp100 juta untuk menunjang kelancaran program ikatan akademisi lokal tersebut. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top