Bogor – Kabarlagi.id Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi warga RT 04/RW 18, Perumahan Duta Mekar Asri, Cileungsi, Kabupaten Bogor, untuk memperkuat kebersamaan.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 22 Juli 2026 itu diisi berbagai pertandingan olahraga dan perlombaan hiburan. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap setiap akhir pekan dengan melibatkan berbagai kelompok usia.

Pertandingan bulutangkis beregu kategori bapak-bapak dan ibu-ibu, tenis meja, serta sejumlah perlombaan tradisional menjadi bagian dari rangkaian perayaan.

Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026. Anak-anak dan orang dewasa beradu ketangkasan dalam sejumlah permainan khas perayaan kemerdekaan.

Ibu-ibu, misalnya, mengikuti lomba lempar bola menggunakan sarung dan memindahkan air dengan pola lingkaran. Adapun anak-anak mengikuti lomba makan kerupuk, memasukkan bendera, hingga permainan memasukkan paku ke dalam botol menggunakan kaca spion kendaraan.

Ketua RT 04/RW 18 sekaligus penanggung jawab kegiatan, Kelana Muda, mengatakan pemilihan 16 Agustus sebagai puncak kegiatan merupakan bagian dari upaya memberikan ruang bagi warga untuk menikmati Hari Kemerdekaan bersama keluarga.

“Kami sengaja melaksanakan lomba lebih awal, puncaknya pada 16 Agustus. Karena tanggal 17 Agustus tahun ini bertepatan dengan hari Senin, kami berharap warga bisa memanfaatkan hari tersebut untuk jalan-jalan bersama keluarga atau menikmati berbagai kegiatan Agustusan di tempat lain,” ujar Kelana Muda.

Bagi Kelana, nilai utama dari perayaan kemerdekaan di tingkat lingkungan bukan terletak pada besar kecilnya kegiatan, melainkan kemampuan warga menjaga hubungan sosial.

“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Kita ingin warga semakin guyub, saling mengenal dan saling mendukung. Karena lingkungan ini milik kita bersama,” katanya.

Pada malam hari, warga berkumpul untuk pembagian hadiah dan makan bersama. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.

Kelana mengakui partisipasi warga tahun ini belum sepenuhnya seperti yang diharapkan.

“Pada tahun ini memang terlihat sedikit menurun. Ada beberapa warga yang tidak hadir dalam kegiatan siang maupun malam hari. Bahkan untuk lomba bapak-bapak, pesertanya juga terlihat belum maksimal,” ujarnya.

Kondisi tersebut, kata dia, diharapkan menjadi bahan pembelajaran untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya.

“Ke depan saya berharap kita bisa lebih guyub lagi. Insyaallah kalau kita semua dipanjangkan umur dan diberikan kesehatan, kita akan bertemu kembali pada kegiatan tahun depan,” katanya.

Ia mengajak warga menjadikan lingkungan tempat tinggal sebagai ruang bersama yang perlu dirawat melalui partisipasi.

“Ini lingkungan kita sendiri. Siapa lagi yang akan berbuat kalau bukan kita sendiri?” ujar Kelana.

Perayaan HUT RI ke-81 di RT 04/RW 18 pun tidak berhenti pada kemeriahan lomba. Kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi pesan yang ingin diwariskan kepada warga dari tahun ke tahun.**