Merauke – Kabarlagi.id. Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah menegaskan pentingnya jaminan kesehatan bagi seluruh pekerja di setiap badan usaha. Ia meminta perusahaan memastikan para buruh dan karyawannya terdaftar secara aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat membuka gathering badan usaha yang digelar BPJS Kesehatan Cabang Merauke di Swiss-Belhotel, Rabu, (19/8/2026).
Fauzun menyoroti peran penting pemberi kerja dalam menjaga kesejahteraan tenaga kerja. Menurutnya, pemenuhan hak kesehatan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dalam pembukaan forum tersebut, ia mengajak seluruh pimpinan perusahaan memperkuat koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan.
“Dalam mempekerjakan orang kita juga harus memikirkan sisi kesehatan mereka. Untuk itu diharapkan antara BPJS Kesehatan dan badan usaha dapat berkolaborasi demi memastikan semua pekerja benar-benar telah terdaftar,” kata Fauzun.
Gathering ini menjadi sarana pencocokan data keanggotaan pekerja, termasuk pembaruan informasi perubahan gaji berkala di tiap perusahaan. Penyesuaian data dinilai krusial agar ada penyesuaian hak dan perlindungan kesehatan pekerja tidak terhambat akibat persoalan administrasi.
Fauzun menekankan bahwa iklim kerja yang sehat lahir dari semangat gotong royong dan rasa kebersamaan. Keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan aktif semua elemen masyarakat dan dunia usaha.
“Di forum ini banyak hal yang akan didiskusikan terkait dengan kolaborasi yang akan dibangun. Perlu diperhatikan, pembangunan di Kabupaten Merauke bukan hanya tugas bupati dan wakil bupati tetapi menjadi tugas kita bersama. Di antaranya adalah membangun kesehatan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Merauke menaruh perhatian serius pada masalah pelayanan kesehatan. Fauzun mengaku kerap menerima laporan dari masyarakat terkait kendala kepesertaan, seperti status keanggotaan BPJS Kesehatan yang mendadak tidak aktif. Masalah tersebut rentan menimpa para pekerja di lingkungan perusahaan, sehingga perlu penanganan cepat dan solusi bersama. (Rizki)




