Jakarta,- Kabarlagi.id.Salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia sebelum berangkat haji adalah menyelenggarakan walimatus safar. Acara ini biasa dihadiri keluarga, kerabat, sahabat, hingga tetangga.
Proses walimatussafar Ibu Murdiana Toha serta suami Bapak Chairullah Haris untuk umroh berlangsung di daerah Johar Baru,Jakarta Pusat.Sabtu (9/9).
Hadir pada kegiatan tersebut Ade Syaefuddin,S.Pd.I,MM selaku Ketua TKQ/TPQ DKI Jakarta,dan Septia Zul Putra Inisiator Gerakan Menabung Umroh.

Penghasilan bukan halangan, tingginya biaya yang harus disiapkan untuk menjalani ibadah umrah memang kerap menjadi kendala bagi banyak orang. Namun, asalkan memiliki tekad dan niat yang tinggi, impian untuk beribadah umrah pasti akan bisa terwujud.
Septia Zul Putra dengan gerakan menabung umroh dalam walimatussafar membuat majelis taklim yang hadir lebih termotivasi untuk berangkat umroh.
“Ini adalah cara mudah dan berkah menuju Mekkah, Selain itu, jika kita ada niatan yang kuat untuk berangkat umroh, rezekinya pasti ada. Yang paling penting adalah harus ada realisasinya. Contohnya dengan menabung umroh. Jadi tidak hanya keinginan aja tanpa menabung.”tegas Zul.
Ade Syaefuddin optimis gerakan ini harus di barengi dengan niat karena Allah.
“yaitu yang paling penting, adalah ikhlasnya niat karena Allah di semua ibadah. Niat adalah salah satu dari dua rukun sah dan diterimanya ibadah di sisi Allah—Subhânahu wataâlâ. Disebutkan dalam sebuah atsar dari
Umar—Semoga Allah meridhainya bahwa ia berkata dalam doanya, “Ya Allah jadikanlah semua amalku (menjadi) shalih, dan jadikanlah ia ikhlas karena mengharap ridha-Mu, dan jangan jadikan untuk seseorang sesuatupun di dalamnya.”ujarnya.