Menu ✖

Mode Gelap
Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

Goverment · 12 Jan 2026 07:51 WIT ·

Budayantara dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Jajaki Babak Baru Kolaborasi Budaya


					Budayantara dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Jajaki Babak Baru Kolaborasi Budaya Perbesar

Jakarta — Kabarlagi.id Budayantara.tv Gerakan sadar budaya 2025 menjadi titik awal lahirnya babak baru kolaborasi kebudayaan antara Budayantara (Etalase Seni Budaya Nusantara) dan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Pertemuan ini menandai kesepahaman kedua belah pihak untuk menutup rangkaian cerita dan capaian kebudayaan sepanjang 2025, sekaligus membuka ruang sinergi baru berbasis budaya.

Silaturahmi tersebut berlangsung di kantor Dinas kebudayaan provinsi DKI Jakarta.“rumah besar” Budayantara sebuah ruang kreatif yang berfokus pada pengembangan media budaya, seni pertunjukan, laboratorium digital, serta film berbasis budaya. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Masdjo Arifin, CEO Budayantara Inovasi Global (BIG), pada Senin (12/1/2006).

Masdjo Arifin menyampaikan bahwa Budayantara hadir sebagai ekosistem budaya yang tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor. “Budaya hari ini membutuhkan ruang temu antara gagasan, teknologi, dan kebijakan. Kolaborasi menjadi kunci,” ujarnya.

Dari pihak pemerintah, Ikhsan selaku perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menilai Budayantara memiliki potensi besar sebagai mitra strategis dalam pengembangan dan pemajuan kebudayaan di Jakarta.

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai program-program kebudayaan serta peluang sinergi konkret yang dapat dikembangkan bersama. Dalam kesempatan tersebut, Budayantara juga memaparkan timeline kebudayaan yang telah disusun, mencakup agenda seni, penguatan ekosistem kreatif, hingga pengembangan konten budaya berbasis digital.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat peran Jakarta sebagai pusat kebudayaan nasional, tetapi juga menjadi contoh praktik baik kolaborasi antara komunitas budaya dan pemerintah dalam menghadapi tantangan kebudayaan di era modern.**

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Demokrasi Masuk Era AI, Akademisi Ingatkan Bahaya Manipulasi Informasi

30 September 2026 - 23:18 WIT

Trending di News