Merauke – Kabarlagi.id. Langkah kaki ratusan jemaah menuju Masjid Baiturahman, Kampung Makarti Jaya, menjadi saksi ajakan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin yang paripurna. Di hadapan umat muslim se-Distrik Jagebob, ia menekankan bahwa ibadah yang maksimal lahir dari tubuh yang sehat dan jiwa yang bersih.
Kehadiran Apolo dalam pengajian Al-hidayah tersebut bukan sekadar seremoni. Ia membawa pesan mendalam mengenai dua fondasi utama dalam menghadapi bulan puasa: kesiapan fisik dan kematangan spiritual.
“Kesehatan tubuh menjadi modal utama agar kita mampu menunaikan ibadah puasa secara maksimal,” tegas Apolo Safanpo di Masjid Baiturahman, Kampung Makarti Jaya, Minggu, (15/02/2026).
Ia mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan tempat tinggal turut andil dalam menjaga ritme aktivitas keluarga agar tetap prima sepanjang bulan suci.
Namun, Gubernur tidak hanya bicara soal ketahanan fisik. Ia menyoroti pentingnya introspeksi diri sebagai bentuk persiapan spiritual. Menurutnya, bulan Ramadan adalah momentum emas untuk “berkaca” pada kekurangan diri sendiri, bukan justru mencari celah kesalahan orang lain.
“Lihat ke dalam diri, hal-hal yang kurang kita maksimalkan. Tinggalkan kebiasaan buruk seperti menceritakan orang lain, menyebar berita bohong, iri hati, hingga dendam. Semuanya harus ditanggalkan,” tutur Apolo dengan nada lugas. Dengan pembersihan hati tersebut, ia meyakini umat akan lebih layak dan siap menjalankan rangkaian ibadah di hadirat Allah SWT.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan lembaga keagamaan berjalan sendirian. Apolo memastikan adanya kolaborasi erat dan dukungan nyata di berbagai level pemerintahan, mulai dari tingkat pusat hingga ke pelosok distrik dan kampung.
Sebagai bentuk dukungan konkret, di penghujung sambutannya, Apolo menyampaikan kabar yang disambut hangat oleh jemaah. Ia menyatakan bahwa pelaksanaan pengajian-pengajian Al-hidayah ke depan akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan.
“Mari kita masuki bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan niat yang tulus agar amal ibadah kita berkenan di hadirat Allah yang Maha Kuasa,” pungkasnya.
Agenda pengajian ini turut dihadiri oleh Ketua Al-hidayah Provinsi Papua Selatan, pengurus PKM, serta para kepala kampung se-Distrik Jagebob. Semangat kebersamaan terpancar dari kehadiran jemaah yang datang dari berbagai penjuru, mulai dari Kampung Agrindo, Wenda Asri, Kamnosari, Angger Permegi, Kartini, Nalkin, hingga Blandin Kakayo. (Rizki)

