Merauke – Kabarlagi.id. Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar acara Halal Bihalal 1447 Hijriah dengan pesan kuat mengenai pengabdian dan profesionalisme aparatur negara. Bertempat di GOR Merauke, Rabu (1/4/2026), agenda ini mengusung tema besar untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan integritas, serta menguatkan sinergi demi pelayanan publik yang berkualitas.
Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan lantunan salawat dari grup Hadrah Al-Falah. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, Wakil Bupati Merauke Dr. Fauzun Nihayah, jajaran Forkopimda, pimpinan TNI dan Polri, serta tokoh lintas agama dan masyarakat setempat.
Dalam laporannya, Sukito, S.Sos, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Merauke, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam menghargai toleransi antarumat beragama. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah mengawal rangkaian kegiatan sejak Safari Ramadan hingga puncak Halal Bihalal.
“Demikian hendaknya saya sampaikan, memberikan kekuatan bagi kita dalam menjalani pengabdian dan menjalani kewajiban tugas sehari-hari di Kabupaten Merauke,” ujar Sukito saat membacakan laporan panitia. Ia juga menyempatkan diri menyampaikan ucapan selamat menyongsong Hari Paskah bagi umat Kristiani sebagai bentuk harmoni keberagaman di Merauke.
Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, dalam sambutannya memberikan penekanan khusus pada aspek integritas ASN dan seluruh jajaran pemerintahan. Bagi Yoseph, integritas adalah fondasi utama yang harus dimiliki setiap individu dalam menjalankan tugas negara, terutama di tengah tantangan global dan kebijakan efisiensi pusat.
“Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Merauke, para pimpinan OPD, dan seluruh staf diharapkan untuk selalu meningkatkan integritas. Integritas selalu berkaitan dengan moral, tidak berkaitan dengan pasal atau ayat dalam kitab undang-undang apa pun,” tegas Yoseph di hadapan ratusan undangan.
Ia menambahkan bahwa integritas harus lahir dari kesadaran pribadi untuk memperbaiki kinerja dan tata laku agar pelayanan kepada masyarakat semakin bermartabat. Yoseph juga menyinggung pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan instansi vertikal, BUMN, serta TNI dan Polri.
“Silaturahmi kita tidak hanya sebatas lingkungan kerja, tetapi lintas lingkungan kerja masing-masing. Kita dapat saling menyempurnakan karena tidak ada satu orang pun yang sempurna, tetapi kesempurnaan itu bisa diperoleh dengan cara saling mengisi satu sama lain,” lanjutnya.
Selain aspek birokrasi, acara ini diisi dengan mutiara hikmah yang disampaikan oleh Habib Miftah Fuad Alhamid. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan melatih diri dalam mengelola nafsu dengan cara yang baik sesuai tuntunan agama. Halal bihalal pun disebutnya sebagai budaya mulia untuk saling memaafkan dan mempererat tali persaudaraan.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Abu Bakar Ahyar. Sebagai penutup yang hangat, seluruh tamu undangan melakukan ramah tamah dan makan bersama, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di antara para pejabat daerah dan masyarakat Merauke. (Rizki)


