Merauke – Kabarlagi.id. Di bawah langit senja pesisir Lampu Satu, teleskop diarahkan ke ufuk barat guna mencari secuil cahaya bulan baru. Wakapolres Merauke, Kompol Nuryanty S.H., M.H., hadir langsung mengawal prosesi Rukyatul Hilal guna memastikan penentuan awal Ramadhan berjalan khidmat dan aman di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (17/02/2026).
Angin laut yang berembus di Kompleks DDI Lampu Satu menjadi saksi pertemuan para tokoh agama dan pejabat daerah. Bukan sekadar rutinitas tahunan, pemantauan hilal kali ini menjadi simbol kerukunan di ujung timur Indonesia. Di sana, Nuryanty berdiri bersama Kepala Kemenag Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, serta pimpinan BMKG dan Pengadilan Agama setempat untuk memantau pergerakan benda langit tersebut.
“Kehadiran kami merupakan wujud komitmen Polres Merauke dalam mendukung penuh setiap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan,” tegas Kompol Nuryanty di Kompleks DDI Lampu Satu, Merauke, Selasa, (17/02/2026).
Langkah kepolisian ini tidak hanya sebatas seremonial. Nuryanty menjelaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan menjaga kondusivitas wilayah serta memberikan rasa aman bagi umat Islam yang tengah menanti kepastian ibadah. Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat dapat memulai tahapan bulan suci dengan tenang tanpa gangguan keamanan.
Suasana di lokasi nampak penuh konsentrasi saat petugas BMKG mulai mengatur perangkat optik. Meski cuaca dan awan sering kali menjadi tantangan, doa bersama tetap dipanjatkan untuk menyatukan persepsi dalam keberagaman. Klemens Taran beserta pimpinan lembaga lainnya terus berkoordinasi, menanti hasil pantaun objektif dari teleskop yang telah disiapkan.
Melalui kegiatan ini, Polres Merauke berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya mengikuti ketentuan resmi pemerintah dalam penentuan awal Ramadhan semakin meningkat.
Sinergi ini diharapkan mampu mempertebal keimanan serta menjaga ketertiban umum di wilayah Merauke selama bulan suci berlangsung. (Rizki)

