Menu ✖

Mode Gelap
Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

News · 27 Jul 2024 07:20 WIT ·

Rapat Persiapan Lokakarya Perubahan Status Jakarta Menuju Indonesia Emas 2045 Oleh MUI Jakarta


					Rapat Persiapan Lokakarya Perubahan Status Jakarta Menuju Indonesia Emas 2045 Oleh MUI Jakarta Perbesar

Jakarta,- Kabarlagi.id.Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jakarta dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Lokakarya Kebudayaan dengan tajuk “Peta Jalan Ulama Dan Kebudayaan Merespon Perubahan Status Jakarta Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Acara ini akan berlangsung di Hotel Tavia eks Grand Cempaka, Jakarta Pusat pada tanggal 30 Juli 2024.Rapat Persiapan Akhir Lokakarya ini lokasi kegiatan berlangsung,Sabtu (27/7/2024).

Tujuan utama lokakarya ini adalah mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal tanpa mengurangi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Melalui lokakarya ini, diharapkan terjadi pengembangan antara budaya dan Islam yang dapat melahirkan akulturasi budaya berdasarkan pada agama.

Ketua Bidang Seni dan Budaya MUI Jakarta, KH. Lutfi Hakim, mengungkapkan bahwa MUI Jakarta sangat peduli terhadap kearifan lokal dan pentingnya penyesuaian dan adaptasi dengan perkembangan zaman. Terlebih lagi, Jakarta merupakan wilayah di mana berbagai budaya dan agama bertemu, dan saat ini memiliki status sebagai Kawasan ekonomi global berdasarkan Undang-Undang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU PDKJ) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Daerah Khusus Jakarta.

Lokakarya ini juga bertujuan untuk membangun silaturahmi dan komunikasi antara ulama, ormas Islam di Jakarta, cendekiawan muslim, pelaku budaya, dan para pakar di bidangnya. Diharapkan melalui pertukaran pendapat dan diskusi, dapat dirumuskan hubungan yang harmonis antara nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal sesuai dengan tuntutan UU DKJ, dan juga untuk mempersiapkan Jakarta sebagai bagian dari Indonesia Emas tahun 2045.

Sebagai Ketua Pelaksana, KH. Lutfi Hakim berharap bahwa lokakarya kebudayaan MUI Jakarta ini dapat menghasilkan rumusan bersama antara MUI dan ormas Islam Jakarta, serta ormas dan tokoh-tokoh Betawi. Rumusan ini diharapkan dapat menjadi acuan pemikiran bagi pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang berbudaya.

Lokakarya Kebudayaan MUI Jakarta ini merupakan langkah konkret dalam menjaga dan mengembangkan kearifan lokal serta mempersiapkan Jakarta sebagai bagian dari Indonesia Emas tahun 2045. Semoga melalui kegiatan ini, tercapai sinergi antara budaya dan agama yang dapat memperkuat jati diri masyarakat Jakarta.(Djo)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

KPA Merauke Evaluasi Kinerja, Prioritaskan Edukasi HIV/AIDS bagi Usia Produktif

2 Oktober 2026 - 21:37 WIT

Pemprov Papua Selatan Minta BGN Buka Dapur MBG di Wilayah 3T

2 Oktober 2026 - 21:13 WIT

Capaian Program Hunian dan Pengelolaan Sampah, Merauke Sabet Dua Penghargaan Kemendagri

2 Oktober 2026 - 18:49 WIT

Demokrasi Masuk Era AI, Akademisi Ingatkan Bahaya Manipulasi Informasi

30 September 2026 - 23:18 WIT

Trending di News