SD IT Permata Hati Bunda Gelar Khatmul Quran Angkatan Pertama
News

SD IT Permata Hati Bunda Gelar Khatmul Quran Angkatan Pertama

Merauke – Kabarlagi.id. SD Islam Terpadu (SD IT) Permata Hati Bunda mencetak sejarah dengan menggelar Khatmul Quran dan Imtihan angkatan pertama di Gedung Megaria, Merauke, Senin (20/04/26).

Sebanyak 31 murid unjuk kemampuan tartil serta hafalan juz 30, 29, dan 28 menggunakan metode Umi di hadapan orang tua.

Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat para peserta memasuki aula dengan membawa bendera, disusul lantunan ayat suci Alquran yang menggema. Acara ini menjadi momentum bagi orang tua untuk menguji secara langsung validasi hafalan dan kemampuan membaca anak-anak mereka di depan publik.

Kepala Sekolah SD IT Permata Hati Bunda, Alif Friendy Kurniawan S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari proses belajar reguler yang selama ini dijalani siswa. Ia menekankan bahwa tidak semua siswa bisa langsung mengikuti prosesi ini.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan khataman dan imtihan Alquran. Ini merupakan puncak pembelajaran Alquran yang selama ini dijalani oleh anak-anak. Jadi ini ibaratnya adalah titik klimaksnya setelah mereka belajar reguler. Kemudian juga untuk masuk ke dalam kegiatan ini, itu juga ada beberapa saringan yang kita lakukan. Salah satunya adalah munaqosah sebagai eliminasi atau pengecekan terhadap validasi hafalan yang mereka miliki,” ujar Alif.

Ia menambahkan, meski kegiatan ini difokuskan bagi siswa kelas 6 yang merupakan lulusan pertama sekolah tersebut, pihaknya turut melibatkan adik kelas yang memiliki kemampuan mumpuni.

“Untuk jumlah yang ikut ada 31 orang. Melibatkan tingkat kelas 2 ada 1 orang, kemudian kelas 4, 5, dan 6. Sebetulnya ini khusus untuk kelas 6, tapi ternyata adik kelasnya ada yang mampu, kemudian kita libatkan untuk juga ikut kegiatan ini,” tambahnya.

Kesuksesan perhelatan perdana ini tak lepas dari dukungan berbagai mitra. Alif menyebutkan peran BMT BIS dalam pengelolaan keuangan sekolah, BNI sebagai mitra donasi kemanusiaan, serta dukungan dari para pelaku usaha seperti Cafe Nyo Rahmat, Cemilca, dan owner Teh Chan. Selain itu, kolaborasi dengan Indosat melalui Lasnas Indosat kini mulai menyentuh kesejahteraan tenaga pengajar.

“Harapannya kemarin dari Indosat ini bisa menjadi pionir untuk bisa menggandeng beberapa mitra yang lain agar Lasnas Indosat juga bisa sampai di ujung Merauke,” tegas Alif.

Di akhir wawancara, Alif berpesan agar para siswa tetap konsisten menjaga hafalan dan rutinitas membaca Alquran. Ia berharap pencapaian ini mampu menjadi benteng bagi anak-anak agar tidak larut dalam ketergantungan pada gawai dan permainan daring.

“Harapannya pertama, ya mereka tetap menjaga hafalan dan juga rutinitas mereka dalam membaca Alquran. Dan yang kedua bisa mereka menjadi teladan untuk anak-anak di usianya. Karena tidak sedikit anak di usia mereka kemudian berkutat dengan dunia gadgetnya dan juga games-nya. Nah ini bisa menjadi salah satu alternatif solusi terbaik untuk mengisi kegiatan positif mereka dan juga teman-teman sebayanya. Dan untuk orang tua ini menjadi salah satu kebanggaan, harapan untuk orang tua di dunia dan di akhirat,” pungkasnya. (Rizki)

administrator
Jurnalis, Videografer & Founder Klik Ternak. 2+ thn pengalaman menyatukan teknologi & visual storytelling demi edukasi peternakan yang inspiratif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *