Solidaritas Fatayat NU Papua Selatan Bantu Korban Kebakaran di Tanah Miring
News

Solidaritas Fatayat NU Papua Selatan Bantu Korban Kebakaran di Tanah Miring

Merauke – Kabarlagi.id. Musibah kebakaran hebat menimpa kediaman sahabat Siti Khodijah di Tanah Miring Sp9, Merauke, pada Senin (27/04/26) dini hari. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik melalap habis seluruh bangunan rumah permanen beserta isi kios, tiga unit kulkas, hingga hewan ternak milik korban.

Peristiwa Nahas itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIT. Siti terbangun dalam kondisi rumah sudah dipenuhi asap tebal dan api yang berkobar besar di bagian plafon. Ia bersama suami berhasil menyelamatkan diri melalui jendela setelah pintu depan aksesnya tertutup rapat oleh kepulan asap. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan mesin pompa air (Alkon), namun keterbatasan air dan absennya petugas pemadam kebakaran membuat seluruh harta benda tak terselamatkan.

Merespons kondisi tersebut, jajaran Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Merauke menyambangi lokasi untuk memberikan dukungan moril serta tali asih kepada korban.

Ketua PW Fatayat Papua Selatan, Fitria Anggraini, S.Pd., menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa anggotanya tersebut.

“Terkait musibah yang didapat oleh sahabat kita ini, rasanya saya mewakili perempuan, mewakili sebagai ibu sangat sedih, sangat disayangkan hal ini terjadi. Tapi namanya musibah, apa boleh buat, itu datang tidak kita inginkan.

Dan saya berharap sebenarnya sahabat Siti bisa tetap sabar, tetap bisa melanjutkan hidupnya, bisa melanjutkan aktivitasnya seperti sedia kala,” ujar Fitria.

Ia menambahkan, pihaknya berencana menggalang donasi lebih luas untuk membantu pemulihan kondisi korban.

“Dan kami mungkin di tingkat PW, saya berharap kejajaran ke bawah akan melaksanakan open donasi. Seperti apa nantinya mungkin akan kami bicarakan lebih lanjut, tapi saya berharap kami akan balik lagi ke sini dengan yang kami bawa itu bukan hanya sekadar sedikit atau banyak hal yang kami bawa, harapan, semangat dan bingkisan” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PC Fatayat NU, Masruroh Iryani, S.Pd.I., M.Pd., Gr, menegaskan pentingnya bantuan finansial dan dukungan spiritual bagi korban.

“Setelah kami dari PC dan PW turun di lapangan, memang kondisi saat ini Mbak Siti memang sangat-sangat butuh bantuan dari segi finansial maupun spiritual, kemudian dorongan dan doa sangat-sangat dibutuhkan. Karena tadi kami melihat sendiri di lapangan memang untuk finansial memang sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan bersambang lagi untuk membuka donasi kepada teman-teman kami yang memang akan kami bawa ke sini untuk memberikan dorongan, motivasi ke Mbak Siti dan beberapa mungkin ada bingkisan-bingkisan dari kami,” ungkap Masruroh.

Sementara itu, Sekretaris PW Fatayat Papua Selatan, Siti Sawiah, S.Keb., Bdn, menyatakan pihaknya juga tengah mengumpulkan bantuan berupa kebutuhan pokok bagi keluarga korban.

“Terima kasih, saya mungkin hanya melanjutkan bahwa kita akan tetap buka donasi ya. Mungkin bukan berbentuk apa tapi semisalnya beras ya, minyak goreng dan atau sembako, mungkin seperti itu. Ya memang kita benar-benar sangat prihatin dengan musibah yang terjadi pada sahabat kita Siti Khadijah sekeluarga. Ya intinya di sini alhamdulillah karena mereka sekeluarga masih diberi keselamatan. Cuma kalau segi material, finansial semua habis dilalap api. Jadi ya memang betul-betul kita turut prihatin,” pungkas Siti. (Rizki)

administrator
Jurnalis, Videografer & Founder Klik Ternak. 2+ thn pengalaman menyatukan teknologi & visual storytelling demi edukasi peternakan yang inspiratif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *