Vidi Aldiano Tutup Usia di Usia 35 Tahun Duka Mendalam Dunia Hiburan Indonesia
Entertainment News

Vidi Aldiano Tutup Usia di Usia 35 Tahun Duka Mendalam Dunia Hiburan Indonesia

Jakarta – Kabarlagi.id. Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabut duka yang pekat. Penyanyi solois Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (7/3/2026) sore. Musisi yang dikenal dengan karakter vokalnya yang khas ini dinyatakan meninggal dunia pukul 16.33 WIB setelah tujuh tahun bertarung tanpa lelah melawan kanker ginjal stadium tiga yang menggerogoti tubuhnya.

Kabar kepergian pelantun “Nuansa Bening” ini segera menyebar cepat, mengguncang rekan sejawat dan penggemar yang selama ini memantau kondisi kesehatannya. Di balik senyum yang kerap ia tampilkan di media sosial, Vidi sebenarnya tengah menghadapi masa paling kritis. Sejak November 2025, ia telah memutuskan untuk hiatus total dari panggung hiburan demi fokus pada pemulihan, namun agresivitas sel kanker memaksanya menyerah pada takdir.

Jejak medis penyakit ini bermula dari sebuah anomali sederhana pada Oktober 2019. Saat melakukan pemeriksaan rutin untuk suaranya, tekanan darah Vidi tercatat melonjak drastis. Kondisi ini memicu tanda tanya besar, mengingat keluarganya justru memiliki riwayat tekanan darah rendah. Kecurigaan medis tersebut membawanya terbang ke Singapura untuk pemeriksaan menyeluruh alias general check-up.

Hasil pemeriksaan kala itu membawa kenyataan pahit: sebuah benjolan ganas bersarang di ginjal kirinya. Diagnosis kanker ginjal stadium tiga pun ditegakkan. Langkah medis cepat diambil melalui operasi pengangkatan ginjal kiri di Mount Elizabeth Hospital pada 13 Desember 2019.

Meski operasi berjalan lancar, sel kanker tersebut terbukti persisten. Penyakit mematikan itu kembali menampakkan keganasannya pada 2021, menyebar (metastasis) ke titik lain pada 2023, hingga kondisi memburuk signifikan pada Juni 2025.

Dalam kurun waktu terakhir, Vidi rutin menjalani pengobatan intensif di Penang, Malaysia. Rangkaian kemoterapi yang dijalaninya membawa dampak fisik yang berat. Serangan menggigil, nyeri hebat di sekujur tubuh, hingga takikardia—kondisi di mana detak jantung berpacu di atas normal—menjadi tantangan harian yang harus dihadapi Vidi.

“Pengobatan baru ini memberikan efek yang jauh lebih keras bagi tubuhnya,” ungkap salah satu sumber terdekat yang enggan disebut namanya, menggambarkan betapa berat perjuangan fisik Vidi di bulan-bulan terakhir hidupnya.

Ucapan belasungkawa terus mengalir deras di lini masa. Musisi senior Melly Goeslaw, melalui akun media sosialnya, turut menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian sosok talenta muda berbakat tersebut. Kini, perjuangan panjang Vidi Aldiano telah usai, namun karya dan semangat pantang menyerahnya akan tetap hidup dalam ingatan publik Indonesia. (Rizki)

administrator
Jurnalis, Videografer & Founder Klik Ternak. 2+ thn pengalaman menyatukan teknologi & visual storytelling demi edukasi peternakan yang inspiratif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *