Menu ✖

Mode Gelap
HSI Dukung Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Sengaja Harus Dipandang sebagai Teroris Lingkungan Peringati Bulan Bahasa 2026, Kosmopolitan.net Adakan Workshop Menulis Cerita Anak di Kota Wisata Batu Minggu Kasih, Kapolres Merauke Ajak Jemaat Jadi Lilin Penerang Polsek Kimaam Gencarkan Patroli Cipkon dan Cegah Karhutla Rolade Kambing Dalica Aceh Antar Aceh Tamiang Raih Juara Umum

Goverment · 29 Apr 2026 12:34 WIT ·

Wagub Papua Selatan Dorong Pendidikan Asrama dan Data Anak Asli


					Wagub Papua Selatan Dorong Pendidikan Asrama dan Data Anak Asli Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa, secara tegas mendorong pendataan komprehensif bagi anak-anak asli daerah serta penguatan sistem pendidikan berpola asrama di tingkat perguruan tinggi. Hal tersebut menjadi fokus utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRP Papua Selatan dan pimpinan perguruan tinggi se-Papua Selatan di Salor pada Rabu (29/4/2026).

“Saya minta kepada para anggota DPRP Papua Selatan terus mendorong pendidikan berpola asrama, khususnya di perguruan tinggi,” tegas Paskalis Imadawa di sela-sela rapat tersebut.

Menurutnya, langkah ini merupakan respons atas sejumlah persoalan krusial yang memerlukan keseriusan penuh dari pemerintah provinsi.

Paskalis merinci beberapa poin penting, dimulai dengan perlunya identifikasi dan pendataan langsung di lapangan untuk mengetahui kondisi riil masyarakat. Fokus utama pendataan ini menyasar anak-anak asli daerah guna memaksimalkan pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus). Selain itu, Wagub menekankan pentingnya dukungan pemerintah bagi perguruan tinggi yang tengah mengembangkan asrama.

“Mari kita membantu perguruan tinggi ini, melihat pendidikan berpola asrama ini,” lanjut Wagub. 

Ia juga meminta Tim TAPD untuk menyisir anak-anak asli berprestasi yang belum tersentuh bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Tak hanya itu, Paskalis mendesak pihak kampus agar segera menyerahkan ijazah kepada lulusan, terutama anak asli daerah, sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan, Ignasius Babaga, menyatakan bahwa keluhan dari perguruan tinggi akan menjadi catatan krusial bagi pihaknya. 

Ia mengakui adanya tantangan serupa terkait biaya studi bagi mahasiswa, baik di universitas negeri maupun swasta, yang perlu segera dicarikan solusinya. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

HSI Dukung Revisi UU Kehutanan, Pelaku Karhutla Sengaja Harus Dipandang sebagai Teroris Lingkungan

25 Oktober 2026 - 16:57 WIT

Peringati Bulan Bahasa 2026, Kosmopolitan.net Adakan Workshop Menulis Cerita Anak di Kota Wisata Batu

25 Oktober 2026 - 16:23 WIT

Minggu Kasih, Kapolres Merauke Ajak Jemaat Jadi Lilin Penerang

25 Oktober 2026 - 13:26 WIT

Kapolres Merauke sampaikan pesan Kamtibmas di GKI Euangelion

Polsek Kimaam Gencarkan Patroli Cipkon dan Cegah Karhutla

24 Oktober 2026 - 13:30 WIT

Patroli Cipkon Polsek Kimaam di Kampung Kimaam

Rolade Kambing Dalica Aceh Antar Aceh Tamiang Raih Juara Umum

24 Oktober 2026 - 12:29 WIT

Forikan Aceh Tamiang juara umum Lomba Masak Meuseuraya Rasa 2026

Ekspedisi Patriot 14 IPB Tingkatkan Nilai Jual Hasil Laut Kumbe

24 Oktober 2026 - 12:05 WIT

Pelatihan pemasaran UMKM perikanan Kampung Kumbe oleh Ekspedisi Patriot IPB
Trending di Bisnis