Berkabar Untuk Indonesia Jl. Kramat Lontar No.H. 92, RT.6/RW.7, Kramat, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10450

Menu Utama

Pemprov Papsel Mantapkan Persiapan HUT Ke-81 RI di Stadion Katalpal

PenulisRizki Saputra
Dipublikasikan

Merauke – Kabarlagi.id. Pemerintah Provinsi Papua Selatan mulai mematangkan langkah untuk menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Selatan, Sunaryo, memimpin langsung rapat koordinasi guna memastikan seluruh elemen kepanitiaan siap bekerja maksimal.

Rapat yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua Selatan pada Kamis, (02/07/2026) ini fokus pada pembagian tugas berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Apolo Safanpo. Dalam SK tersebut, Wadan Kodaeral XI Merauke, Laksamana Pertama TNI Wawan Trisatya Atmaja, dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Panitia.

Laksamana Pertama TNI Wawan Trisatya Atmaja menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersisa sangatlah singkat, yakni efektif hanya satu bulan. Ia meminta seluruh anggota tim mengutamakan aksi nyata daripada sekadar diskusi panjang dalam setiap pertemuan.

“Sebagai ketua panitia, tidak bisa bekerja sendiri, membutuhkan bantuan dan kerjasama yang baik,” kata Wawan Trisatya Atmaja.

Salah satu keputusan krusial dalam rapat tersebut adalah penetapan lokasi upacara. Setelah berdiskusi dengan Gubernur Apolo Safanpo, disepakati bahwa Stadion Katalpal Merauke akan menjadi pusat perayaan HUT ke-81 RI tahun ini. Lokasi ini dipilih karena pertimbangan efisiensi waktu perjalanan dibandingkan jika digelar di halaman Kantor Gubernur yang dinilai cukup jauh.

Wawan juga menyoroti manajemen sekretariat agar tidak terjadi tumpang tindih komunikasi seperti pengalaman sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa setiap nama yang tercantum dalam SK memikul tanggung jawab besar, bukan sekadar pajangan jabatan di atas kertas.

“Dalam SK ada tanggung jawab, bukan sekadar jabatan. Diharapkan setelah rapat, ketiga sekretariat yang telah ditentukan, sudah ada nama dan nomor kontak,” tegasnya.

Kekhawatiran Wawan bukan tanpa alasan. Ia belajar dari pengalaman terdahulu di mana antarunit kerja sering kali saling lempar tanggung jawab saat koordinasi. Ia berharap dengan sistem yang lebih rapi, persiapan yang mepet ini bisa membuahkan hasil yang membanggakan bagi masyarakat Papua Selatan. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.Ruas yang wajib ditandai *

Leave a comment
scroll to top