Apolo Safanpo Dorong Talenta Muda Papua Selatan Tembus Timnas Futsal
Goverment News

Apolo Safanpo Dorong Talenta Muda Papua Selatan Tembus Timnas Futsal

Merauke – Kabarlagi.id. Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menaruh harapan besar agar talenta muda di wilayahnya mampu menembus seleksi nasional.

Harapan tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Talent Detection Timnas Futsal Indonesia di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Minggu (26/4/2026).

Apolo mengakui bahwa sebagai provinsi baru, Papua Selatan masih dalam tahap awal pembangunan, termasuk dalam penyediaan infrastruktur olahraga yang memenuhi standar nasional.

“Mudah-mudahan dari seleksi ini, ada anak-anak kami yang bisa terseleksi masuk ke pembinaan timnas,” harap Apolo di hadapan para peserta seleksi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk mengejar ketertinggalan sarana olahraga agar generasi muda Papua Selatan memiliki ruang untuk tumbuh dan bersaing di level nasional.

“Ini adalah tahun pertama untuk membangun, sehingga kami belum memiliki sarana dan prasarana yang memenuhi standar nasional. Oleh karena itu, kita harapkan di waktu yang akan datang, pemerintah dan masyarakat Papua Selatan juga akan berusaha untuk menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang memenuhi standar dan kriteria nasional,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi atlet di Papua.

Menurutnya, pemain asal Papua memiliki keunggulan alami yang jarang dimiliki daerah lain.

“Pemain di Papua punya skill, secara talent juga kuat, pemain di Papua punya
segalanya,” ujar Hector.

Namun, Hector menekankan perlunya kolaborasi sistematis antara pemerintah dan organisasi futsal, terutama terkait edukasi pelatih dan penyediaan lapangan
standar. Ia secara khusus meminta perhatian Gubernur Apolo mengenai kebutuhan infrastruktur yang efektif.

“Kita tidak terlalu membutuhkan GOR yang tidak terlalu besar juga, tapi butuh
punya lapangan yang standar ukurannya. Lebih baik punya lapangan yang berukuran standar daripada mempunyai GOR yang besar tetapi tidak bisa digunakan,” tegas Hector.

Hector bahkan mengajak Apolo untuk memiliki visi yang lebih ambisius, yakni
membangun setidaknya tiga lapangan standar yang mampu menampung 300 orang berlatih secara rutin. Dukungan ini dinilai krusial mengingat Papua Selatan
memiliki 20 klub futsal, jumlah yang melampaui provinsi lain di Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia AFC Merauke, Celcius Herman Anthoni, menyatakan optimisme atas penyelenggaraan seleksi ini.

“Kami berdoa semoga adik-adik ini bisa terpilih, tapi itu juga tergantung pada performance,” kata Celcius.

Apolo Safanpo menutup arahannya dengan menyampaikan apresiasi kepada pihak sponsor dan panitia yang telah mendukung pertumbuhan asosiasi futsal di Papua Selatan.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa memberikan manfaat bagi
pertumbuhan anak-anak kita, terutama dalam pertumbuhan asosiasi futsal di
Provinsi Papua Selatan,” tutupnya. (Rizki)

administrator
Jurnalis, Videografer & Founder Klik Ternak. 2+ thn pengalaman menyatukan teknologi & visual storytelling demi edukasi peternakan yang inspiratif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *