Merauke – Kabarlagi.id. DPW PKS Provinsi Papua Selatan menggelar rangkaian peringatan Milad ke-24 di halaman kantor DPW, Merauke, Minggu (24/04/26) pagi. Mengusung tema “Berdaya Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia”, perayaan ini menjadi momentum konsolidasi kader dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional dan global.
Ketua DPW PKS Papua Selatan H. Kusmanto, S.H., M.H., M.Kn., menegaskan, peringatan Milad ke-24 ini difokuskan untuk meningkatkan kesiapan kader dalam menjaga ketahanan pangan dan energi di tengah ketidakpastian kondisi global.
“Salah satu tema milad kita adalah milad berdaya. Artinya bersama rakyat menguatkan ketahanan Indonesia. Maka ketahanan yang dimaksud adalah ketahanan ekonomi, ketahanan energi maupun ketahanan pangan. Ini yang saya kira maka di dalam situasi nasional maupun global yang tidak menentu saat ini, ini juga menjadi warning kita,” ujar H. Kusmanto.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh kader dan simpatisan PKS di Kabupaten Merauke
ini diawali dengan senam sehat bersama. Kusmanto menyebut, kesehatan merupakan modal utama bagi kader untuk dapat terus melayani masyarakat secara konsisten.
“Ini intinya adalah untuk mengingatkan kita betapa pentingnya kesehatan. Apapun
yang kita lakukan, sehebat apapun kita, kalau kita tidak sehat, ini juga menjadi
persoalan. Maka penting kita menjaga keistikamahan atau konsisten di dalam
menjaga kesehatan,” tambahnya.
Sebagai bentuk aksi nyata kepedulian sosial, DPW PKS Papua Selatan juga
memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis serta kegiatan donor darah bekerja
sama dengan PMI Kabupaten Merauke. Layanan ini disediakan agar kader maupun masyarakat umum dapat memantau kondisi kesehatan secara dini, termasuk pemeriksaan kadar kolesterol dan gula darah.
Dalam kesempatan tersebut, Kusmanto juga memohon doa serta dukungan masyarakat agar PKS tetap teguh dalam memperjuangkan kepentingan publik, baik melalui jalur legislatif maupun eksekutif.
“Semoga kami PKS usia 24 ini tetap istikamah melayani kemasyarakatan dan membela kepentingan masyarakat. Kami mohon maaf jika dalam kiprah kami belum bisa menjawab apa yang menjadi kepentingan masyarakat kita sepenuhnya,” tutupnya.
Acara yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan prosesi pemotongan
tumpeng, pembagian doorprize, serta doa bersama seluruh kader dan warga yang
hadir di lokasi. (Rizki)

