Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Merauke Hadiri Kirab Hari Santri 2026, Ingatkan Perjuangan Ulama Kantor Lapas Merauke Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon Charles Kossay Nilai Prabowo Tepat Pilih Suyudi Jadi Kapolri, Berharap Konflik Papua Ikut Dituntaskan Kawal Otsus Papua, Kemendagri Dorong Penyaluran Dana 11 Daerah AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad

Goverment · 10 Okt 2026 15:35 WIT ·

Bupati Merauke Hadiri Kirab Hari Santri 2026, Ingatkan Perjuangan Ulama


					Bupati Merauke Hadiri Kirab Hari Santri 2026, Ingatkan Perjuangan Ulama Perbesar

Merauke – Kabarlagi.id. Pimpinan pondok pesantren dan santri serta pendidikan islam di Kabupaten Merauke mengikuti kirab Hari Santri Nasional pada Sabtu, (10/10/2026).

Bupati Merauke, Yosep Bladib Gebze, S.H., LL.M. melepaskan rombongan dengan mengangkat bendera start. Rute rombongan bergerak dari Masjid Raya, melewati Jalan Aru, Mandala, Parako, lalu kembali ke titik awal.

Dalam sambutannya, Bupati Merauke menyatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenang kehadiran serta perjuangan tokoh agama pada masa lampau.

“Banyak peristiwa penting dalam sejarah bangsa ini yang juga dimotori oleh para santri dan para ulama. Pesan dan semangat itu harus selalu kita jaga,” kata Yosep.

Ia mengajak warga mempertahankan kestabilan daerah agar Merauke dapat melangsungkan pembangunan secara lancar.

“Tantangan kita hari ini cukup banyak, baik dari dalam maupun dari luar. Kita perlu bersatu padu dan bergandengan tangan membangun daerah,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke Herman Wona, S.Pd.K., M.Pd.K. menjelaskan peringatan kali ini membawa tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

“Indonesia akan berada pada satu abad pada tahun 2045. Hal yang paling penting dipersiapkan oleh santri adalah pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi,” sebut Herman.

Peringatan Hari Santri Nasional telah berjalan sepuluh tahun semenjak dimulai pada 2016. Herman menilai pondok pesantren memberikan kontribusi bagi pemerintahan, seperti keberadaan empat santri yang menduduki jabatan wakil bupati di Papua Selatan.

“Ini merupakan contoh dari peradaban dan kerja keras pesantren serta santri kita,” ungkapnya.

Wakil Bupati Merauke Dr. Hj. Fauzun Nihayah, S.HI., M.H. turut hadir dalam agenda tersebut. Rangkaian kegiatan berakhir setelah K.H. Mohamad Abdul Qadir Arief  membacakan doa penutup.

Panitia menutup acara dengan pengundian hadiah oleh Bupati Merauke, kepala Kantor Kemenag Merauke, dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Papua Selatan, KH Mohamad Arifin. Adapun puncak peringatan Hari Santri Nasional terjadwal pada Kamis, 22 Oktober 2026. (Rizki)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Kantor Lapas Merauke Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

9 Oktober 2026 - 18:32 WIT

Charles Kossay Nilai Prabowo Tepat Pilih Suyudi Jadi Kapolri, Berharap Konflik Papua Ikut Dituntaskan

8 Oktober 2026 - 22:10 WIT

Kawal Otsus Papua, Kemendagri Dorong Penyaluran Dana 11 Daerah

8 Oktober 2026 - 18:37 WIT

AKBP Rezi Dharmawan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Sufmi Dasco Ahmad

7 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Dior Rachall Dorong Gibran Pertimbangkan Mundur dari Wapres: Demi Kehormatan Diri dan Keluarga

6 Oktober 2026 - 09:43 WIT

TEP Peternakan IPB Kenalkan Fermentasi Ampas Sagu sebagai Pakan Ternak di Festival Kali Mar

4 Oktober 2026 - 21:55 WIT

Trending di News