Merauke – Kabarlagi.id. Suara 42 kendaraan hias berpadu dengan gema takbir yang syahdu saat Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., melepas secara resmi Lomba Gema Takbir Keliling di pelataran Masjid Raya Al-Aqsha, Jumat (20/04/2026). Acara ini bukan sekadar pawai kendaraan, melainkan kristalisasi dari nilai kebajikan yang dipupuk selama sebulan penuh Ramadan.
Pesan mendalam disampaikan Gubernur Safanpo sebelum melepaskan peserta. Baginya, Ramadan adalah tempat membentuk karakter bagi umat Muslim untuk melatih doa, puasa, dan sedekah hingga menjadi bagian dari kebiasaan hidup yang nyata.
“Sedekah adalah gerakan belas kasih yang muncul dari nurani dan tidak bisa kita palsukan. Apa yang kita latih selama sebulan harus kita terapkan dalam kehidupan kita selanjutnya,” tegas Apolo Safanp.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai tersebut tidak boleh berhenti pada pemahaman teori, melainkan harus diimplementasikan dalam hubungan sosial di tengah masyarakat.
Di bawah gelapnya langit Merauke, sebanyak 42 kendaraan hias dari berbagai elemen, mulai dari pengurus masjid, instansi pemerintah, hingga satuan TNI/Polri, memadati rute yang telah ditentukan. Panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp15 juta sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kekompakan peserta dalam mengagungkan asma Allah di timur Indonesia.
Ketua PHBI Papua Selatan, H. Ali Syahbana, S.E., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur di sela kesibukannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Senada dengan itu, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, S.H., LL.M., juga tampak hadir memberikan dukungan penuh.
“Malam ini bukan sekadar perlombaan, melainkan syiar kita untuk mengagungkan asma Allah di ufuk timur Indonesia. Sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tanah Papua Selatan yang kita cintai” ungkap Ali Syahbana.
Suasana semakin khidmat saat Gubernur Safanpo bersama Bupati Yoseph Gebze melakukan pemukulan bedug raksasa. Momen ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Dr. Fauzun Nihayah, jajaran Forkopimda, Ketua MUI Papua Selatan H. Abdul A. Gebze, hingga perwakilan TNI/Polri. Kehadiran tokoh-tokoh lintas sektor ini seolah mempertegas pesan toleransi yang kuat di Papua Selatan.
Gubernur juga memberikan instruksi khusus kepada para peserta agar tetap menjaga ketertiban di jalan raya selama konvoi berlangsung. Keselamatan dan ketertiban adalah cerminan dari kedamaian yang menjadi tema besar kegiatan tahun ini.
“Atas nama pemerintah saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H,” pungkas Safanpo sebelum melepas rombongan pertama yang disambut sorak sorai dan lantunan takbir yang menggetarkan jiwa. (Rizki)


