News

Hanura Gelar Musda II di Papua Selatan Usung Semangat Kebhinekaan

Merauke – Kabarlagi.id. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Papua Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di GOR Merauke, Rabu (15/4/2026). Perhelatan yang mengusung tema “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera” ini berlangsung unik karena dikolaborasikan dengan perayaan Halal Bihalal dan Paskah yang dihadiri ribuan kader serta tokoh lintas agama.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Drs. H. Akhmad Muqowam, yang mewakili Ketua Umum Oesman Sapta Odang, menegaskan bahwa partai tidak boleh sekadar menjadi entitas politik biasa. Ia meminta seluruh kader untuk hadir membersamai rakyat dan memberikan manfaat nyata di berbagai sektor strategis.

“Hanura harus hadir, bukan sebagai parpol biasa saja, tetapi hadir untuk membersamai masyarakat,” kata Muqowam saat membuka Musda.

Ia mengingatkan, dengan melimpahnya potensi sumber daya alam dan manusia di Papua Selatan, kader Hanura memiliki tanggung jawab besar untuk memangkas disparitas antara pusat dan daerah. Menurutnya, keberadaan daerah seperti Merauke adalah pilar utama bagi tegaknya kedaulatan Indonesia.

“Tanpa Merauke, Papua Selatan dan daerah lain, tak ada Indonesia,” ingatnya.

Muqowam juga menitipkan pesan kepada pengurus agar melakukan penataan struktural secara serius. Sosok pemimpin DPD mendatang diharapkan mampu merangkul 43 suku yang ada di wilayah tersebut dan memiliki pemahaman mendalam mengenai adat istiadat setempat.

“Datang dengan hati nurani ke rakyat. Ajak sama-sama berdaya di berbagai bidang. Seperti pertanian, perikanan, kehutanan, dll,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Hanura Papua Selatan, Drs. Johanes Gluba Gebze, menekankan pentingnya menjaga harmoni dalam kebhinekaan. Ia menyebut bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada kekompakan dan kesatuan yang berlandaskan nilai-nilai spiritual serta kebangsaan.

“Partai ini dikelola secara bijaksana agar menghasilkan para pemimpin daerah. Partai ini akan kuat kalau masyarakatnya bersatu,” ujar Johanes.

Dalam wawancara terpisah, Johanes menyoroti posisi strategis Papua Selatan sebagai “negeri fajar” yang menjadi titik awal terbitnya matahari bagi Indonesia. Ia menekankan bahwa kader partai harus menjadi sosok yang mengerti amanat, baik amanat duniawi, spiritual, maupun adat.

“Mulai dari titik chemistry timur, di sini kita punya dua chemistry yang benar-benar tegas, yaitu Merauke, Sabang. Karena dua daerah ini yang mengapit Indonesia ada di tengah-tengah. Nah, ini penting, dua kutub ini kalau diabaikan, ini sama saja kita sudah merobohkan tembok yang menaungi bangsa ini ke dalam,” jelasnya.

Acara yang dipenuhi doa lintas agama ini ditutup dengan gelora semangat para kader yang meneriakkan yel-yel “Hanura Jaya, Hanura Menang” diiringi lagu kebesaran partai sebagai tanda dimulainya langkah baru Hanura di Papua Selatan. (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version