Merauke – Kabarlagi.id. Perairan Laut Arafura mencekam setelah KM Mekar Alam B dilaporkan terbakar hebat pada Jumat (27/03/2026) siang. Insiden ini menyisakan tanda tanya besar atas nasib 26 orang di atas kapal (POB) yang hingga kini dinyatakan hilang di tengah perairan luas tersebut.
Kabar darurat ini pertama kali terendus otoritas pada pukul 14.29 WIT. Adalah seorang pelapor bernama Ragil yang meneruskan informasi genting dari sebuah kapal nelayan yang kebetulan melintas dan menyaksikan kobaran api di tengah laut. Berdasarkan data awal, api mulai melalap badan kapal sekitar pukul 13.40 WIT pada koordinat 09°13.600’ S dan 140°22.800’ E.
Tak butuh waktu lama bagi otoritas penyelamat untuk bereaksi. Tepat pukul 14.47 WIT, tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke langsung bertolak menuju titik api. Sebanyak 17 personel terlatih dikerahkan menggunakan armada Rescue Boat 223 dan RIB untuk menembus gelombang Arafura.
“Hingga saat ini, seluruh korban masih dalam status dalam pencarian (DP) sebanyak 26 orang,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, S.E., M.M., dilansir dari RRI.CO.ID, Jumat, (27/03/2026).
Operasi penyelamatan ini harus berhadapan dengan tantangan alam yang tidak mudah. Langit di lokasi kejadian dilaporkan mulai diguyur hujan ringan dengan hembusan angin Barat-Utara yang mencapai kecepatan 40 km/jam. Dengan jarak tempuh yang ada, tim penyelamat dijadwalkan tiba di titik koordinat pada pukul 16.20 WIT untuk memulai pencarian intensif.
Misi kemanusiaan ini turut diperkuat oleh sinergi dari LANTAMAL XI Merauke dan SATPOLAIR POLRES Merauke. Fokus utama saat ini adalah melakukan pemindaian menyeluruh di sekitar lokasi kebakaran sebelum kondisi cuaca dan visibilitas di laut semakin memburuk menjelang petang. (Rizki)



